Ilmuwan Ingatkan untuk Mewaspadai Omicron yang Rentan Serang Anak-Anak

Terkini.id, Jakarta – Ilmuwan ingatkan untuk mewaspadai Omicron yang rentan serang anak-anak. Para ilmuwan yang telah mengumpulkan lebih banyak data tentang varian terbaru virus penyebab Covid-19, omicron. Mereka menilai strain super ini memiliki potensi masalah besar terhadap anak-anak.

Menurut mereka, salah satu tanda yang mengkhawatirkan adalah Omicron dapat menginfeksi anak-anak pada tingkat yang lebih tinggi ketimbang sebelumnya. Demografi antara Inggris dan Afrika Selatan yang berbeda membuat para ilmuwan masih belum mengetahui secara pasti bagaimana varian tersebut dapat berperilaku dari satu negara ke negara lain.

Dokter yang pertama kali membunyikan alarm tentang varian omicron mengklaim, varian itu menyebabkan gejala yang berbeda. Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, dr Angelique Coetzee, mengatakan gejala utama Omicron yang ia lihat pada pria muda adalah kelelahan, pegal-pegal, dan sakit kepala.

Baca Juga: Pamer Strategi Gotong Royong Tangani Covid 19, Jokowi: Tidak Ada...

Dilansir dari laman The Sun via republika.co.id, Sabtu 11 Desember 2021, dr Coetzee menggambarkan satu kasus yang sangat menarik dari seorang gadis enam tahun.

“Pasien itu memiliki suhu dan denyut nadi yang sangat tinggi. Ini mungkin tanda-tanda yang harus diwaspadai pada anak Anda, meski ini hanyalah satu kasus,” demikian ungkapnya kepada media.

Baca Juga: Sebut Penangan Pandemi Varian Omicron Telah Terkendali, Luhut : Negara...

Coetzee yang juga anggota Komite Penasihat Menteri untuk Vaksin, mengatakan varian Omicron tidak seperti Delta. Sejauh ini, pasien belum melaporkan kehilangan fungsi indra penciuman atau pengecapan.

Sementara itu, seorang spesialis kesehatan masyarakat di provinsi Gauteng, Ntsakisi Maluleke mengatakan banyak pasien melaporkan gejala seperti flu yang tidak spesifik seperti tenggorokan gatal.

Oleh karena itu, Maluleke mendesak orang tua untuk tidak menganggap enteng gejala seperti flu dan melakukan tes namun ia meyakinkan anak-anak memiliki gejala yang ringan.

Bagikan