Imbas Korupsi Rp10 Triliun, Menteri Erick Thohir Siap Pecat Direksi PT Asabri

Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Jawa Pos)

Terkini.id, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir berencana meromba jajaran direksi PT Asabri akibat praktik dugaan korupsi yang terjadi di perusahaan milik negara tersebut.

Diketahui, PT Asabri yang merupakan perusahaan asuransi prajurit TNI-Polri diduga terlibat korupsi yang merugikan negara senilai Rp 10 triliun.

Rencana perombakan direksi PT Asabri diungkapkan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo. Menurutnya, hal itu tinggal menunggu waktu saja.

“Ya ini saya lagi sering panggil (dirutnya). Ya pasti saya kira (Ada perombakan),” kata Kartika, seperti dilansir dari Suara, Senin, 13 Januari 2020.

Kemungkinan besar perombakan tersebut, kata Kartika, akan dilakukan pada tahun 2020 ini.

“Tahun ini, tahun ini,” ujarnya singkat.

Kendati demikian, pihaknya enggan mengungkapkan terkait jumlah direksi yang akan dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir lantaran kasus ini masih sementara didiskusikan secara intensif oleh Kementerian BUMN.

“Belum tahu belum tahu. Ini masih diskusi sama pak menteri,” ujar Kartika.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebelumnya mengungkapkan bahwa akibat skandal korupsi di tubuh PT Asabri, negara mengalami kerugian senilai Rp 10 triliun.

Angka tersebut, kata Mahfud, tak kalah besar dengan nilai dugaan korupsi yang menjerat asuransi Jiwasraya.

Komentar

Rekomendasi

Belum Cukup Setengah Hari, 38 Orang Dimakamkan karena Corona di DKI Jakarta

Pemprov Sulsel Kaji Dampak Korona di Industri Pariwisata dan Ekraf

Bupati Morowali Utara Meninggal di Makassar, Sempat Dites Covid-19

Bupati Morowali Utara Meninggal Dunia di RSUP Wahidin Makassar

Polisi Tangkap Warga yang Menolak Pemakaman Jenazah Pasien Terduga Corona

Viral, Driver Ojol Ini Lindungi Makanan Pesanan Pelanggan dari Semprotan Disinfektan

Hendak Kabur, Pasien Positif Corona Ini Pukul dan Gigit Perawat

Beredar Kabar 6 Penumpang Kapal dari Sulawesi Positif Corona, Ini Faktanya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar