Indonesia Klaim Lobi Malaysia untuk Bebaskan Siti Aisyah, Mahathir Mengaku Tidak Tahu

Lion Air Jatuh
Mahathir Mohamad. (foto: straitstimes.com)

Terkini.id, Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mengungkapkan pembebasan WNI Siti Aisyah murni atas keputusan hakim dan kejaksaan di negeri tersebut.

Seperti diketahui, Hakim Pengadilan Malaysia sebelumnya membebaskan Aisyah yang sebelumnya didakwa membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Atas pembebasan tersebut, Menkumham RI Yasonna Laoly mengklaim sebelumnya telah melakukan berbagai upaya membebaskan Aisyah, bahkan bertemu dengan PM Malaysia, Mahathir Mohamad dan Peguam Negara (Jaksa Agung) Malaysia Tommy Thomas.

Dalam tayangkan The Star Online lewat akun Youtube-nya, Mahathir mengungkapkan dirinya tidak tahu ada upaya lobi.

“Saya tak dapat maklumat (saya tidak tahu ada lobi .red),” kata Mahathir dalam konferensi pers di Parlemen Malaysia, Selasa 12 Maret 2019.

Mahathir mengungkapkan, pembebasan Siti Aisyah murni keputusan yang diambil pengadilan.

Adapun pencabutan tuntutan yang dilakukan sehingga menyebabkan Siti Aisyah bebas, sudah sesuai aturan.

“Ini keputusan yang diambil pengadilan. Dibicarakan dan tuntutan itu ditarik kembali. Jadi suatu proses yang mengikuti undang-undang. Ada hak bagi jaksa menarik kembali tuntutan, itu lah yang dilakukan,” terang Mahathir.

Mengenai penyebab jaksa menarik kembali tuntutan yang dijatuhkan kepada Siti Aisyah, Mahathir juga tidak tahu. Dia cuma menjelaskan, jaksa memang boleh menarik kembali tuntutannya.

Pemerintah Indonesia memang sebelumnya melakukan berbagai upaya untuk membebaskan Siyi Aisyah dengan berbagai alasan.

Salah satunya adalah Siti Aisyah melakukan aksi yang menyebabkan kematian Kim Jong-nam itu, karena kepentingan reality show.

Kedua Siti Aisyah dikelabui, ketiga Aisyah sama sekali tak dapatkan keuntungan dari apa yang dilakukannya.

Upaya ini membuahkan pencabutan tuntutan oleh jaksa penuntut di Pengadilan Shah Alam. Siti Aisyah dinyatakan bebas.

Ditangkap Tahun 2017

Siti Aisyah dan seorang wanita Vietnam Doan Thi Huong ditangkap pada Februari 2017 atas pembunuhan Kim Jong-nam, abang tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di bandara Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka dituduh mengusapkan cairan kimia VX yang membunuh Kim Jong-nam.

DIlansir dari kumparan, saat itu Siti Aisyah mengaku diperalat oleh pria-pria Korut, mengira tindakannya untuk acara prank televisi. Pengadilan juga tidak memiliki bukti cukup yang menunjukkan pembunuhan itu dilakukan dengan terencana oleh Siti Aisyah.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Opini: Milenial Menuju Pilpres 2019

TAHUN 2019 disebut-disebut sebagai tahun politik di kalangan masyarakat indonesia, bagaimana tidak Tahun 2019 ini Indonesia akan menghelat pesta demokrasi terakbar yaitu pemilihan presiden
Opini

Debat M&S

JANTUNG saya deg-degan. Saat debat cawapres memasuki babak sepertiga terakhir. Tiba-tiba gawang Liverpool kebobolan. Saat lawan Fulham kemarin malam. Di menit ke 74. Kok
Opini

Berlusconi

PENARI perut itu sakit perut. Lalu dibawa ke rumah sakit. Meninggal dunia tanggal 1 Maret lalu. Selama sebulan perawatan tidak ditemukan penyakit apa pun.Kemarin
Opini

Hello Brother

LELAKI surga itu bernama Daoud Nabi. Usianya 71 tahun. Seorang imigran Afghanistan yang melarikan diri dari hari-hari mengerikan di negara asalnya untuk menemukan kedamaian
Opini

Dimensi lain Gerakan Mahasiswa

Terkini.id,Makassar - Sepak terjangan gerakan mahasiswa menjadi kisah klasik yang terukir dalam lembar sejarah  kemahasiswaan, kiranya wajib hukumnya untuk para mahasiswa baik yang baru
Opini

Debat Pilpres

Menarikkah debat calon wakil presiden nanti malam?Kalau topik debatnya bisa diubah tentu kejadian di Selandia Baru lebih aktual. Juga sangat mendasar. Bagaimana seorang teroris
Opini

Independen

SAYA ke Solo Kamis lalu. Berhadapan dengan milenial Islam. Yang lagi sekolah di SMA IT Nur Hidayah. Mereka mengadakan acara ENHAVAGANSA. Untuk ke delapan
Opini

Boeing 737 MAX 8

ADA berita menarik tapi tidak penting: pesawat Saudi balik ke landasan.Ada berita penting tapi juga menarik: jatuhnya pesawat Ethiopia.Yang di Saudi Arabia itu benar-benar
Opini

Amazon Ngambek

AMAZON ngambek: tidak jadi bangun kantor induk di New York City.Amazon marah pada politisi: mereka harus belajar dasar-dasar matematika.Hari valentine kemarin ditandai dengan perceraian.
Opini

Toleransi di Kota ‘Seribu Gereja’

HARI ini pekerjaan begitu banyak yang harus diselesaikan. Belum lagi pekerjaan itu beririsan dengan pihak ke-III sebagai vendor dan keinginan owner yang kadang tidak