Terkini, Jakarta – Ganti jok motor memang kelihatannya sepele. Tapi coba bayangkan saat kamu sedang riding jarak jauh, tiba-tiba pantat mulai terasa pegal, panas, dan tidak nyaman. Padahal, motor itu baru saja diganti jok-nya seminggu lalu.
Nah, supaya hal seperti ini tidak terjadi, berikut ada beberapa penjelasan dari Astra Motor terkait beberapa hal penting sebelum buru-buru ganti jok motor kesayangan.
1. Kenali Kebutuhan, Bukan Ikut Tren
Banyak pemilik motor yang tergoda untuk ganti jok hanya karena desainnya lagi viral. Tak salah, tapi apakah benar-benar sesuai dengan kebutuhan kamu?
Kalau kamu sehari-hari naik motor buat kerja, tentu beda kebutuhan dengan orang yang pakai motor hanya untuk weekend ride. Kamu butuh jok yang empuk, breathable, dan tahan lama. Bukan cuma yang kelihatan keren di Instagram.
- Honda ST125 Dax Usung Mesin 125cc dan ABS dengan IMU, Bobot Hanya 107 Kg
- 81 Tahun Kejaksaan, Kejari Jeneponto Teguhkan Janji Kembalikan Kepercayaan Publik dengan Humanis
- Dapat Dukungan Penuh IAS, Ismail Aksa Siap Bergerak Pimpin Golkar Sidrap
- Bank Indonesia Sulsel Dukung Kajian IMTI 2026 untuk Memperkuat Pariwisata Ramah Muslim
- Bapemperda DPRD Sulsel Kunjungi PT Vale, Bahas Ranperda Pembagian Keuntungan Tambang
Tanyakan ke diri sendiri, “Saya ini butuh jok yang nyaman atau cuma mau tampil beda?” Karena kenyamanan itu investasi jangka panjang.
2. Bahan Jok Jangan Asal Pilih
Bahan jok itu ibarat kulit kedua motor kamu. Kalau asal pilih, bisa bikin pengalaman berkendara jadi bencana kecil setiap hari.
Ada bahan yang licin, ada yang gampang menyerap panas, ada juga yang cepat robek. Kalau kamu sering parkir motor di bawah matahari, bahan jok yang tahan panas adalah penyelamat sejati.
Sebelum membeli, coba duduk, rasakan teksturnya, dan pastikan bahan jok itu tidak bikin kamu “tersiksa” setiap kali riding.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
