3. Tebal Busa Bukan Jaminan Nyaman
Banyak yang berpikir: makin tebal busa jok motor, makin empuk dan nyaman. Sayangnya, tidak sesimpel itu.
Kenyamanan jok ditentukan juga oleh jenis busa dan strukturnya. Ada busa yang kelihatannya tebal, tapi gampang kempes setelah beberapa minggu dipakai. Ada juga yang keras banget, bikin pantat pegal sebelum sampai kantor.
Idealnya, jok punya kombinasi antara ketebalan, kepadatan, dan fleksibilitas yang pas. Coba tes duduk beberapa menit, jangan cuma sekilas. Kalau kamu merasa nyaman lebih dari lima menit, itu baru bisa disebut cocok.
4. Jangan Abaikan Desain Ergonomis
- BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Makassar Hadirkan Program Makassar Berjasa untuk 81.500 Pekerja Rentan
- PT Kalla Inti Karsa Borong Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026
- Wali Kota Makassar: Sensus Ekonomi 2026 Kompas Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Makassar
- Great World Circus 2 On Ice Kembali Hadir di Makassar, Hadirkan Sensasi Musim Dingin dan Atraksi Kelas Dunia
- Kampanyekan #Cari_Aman, Asmo Sulsel Ajak Pengguna PCX160 Nikmati Wisata Alam Bersama Keluarga
Pernah tidak, merasa lelah cuma gara-gara duduk di jok motor selama 15 menit? Bisa jadi bukan soal bahan atau busa, tapi desain jok yang tidak ergonomis.
Ergonomis itu artinya jok mengikuti bentuk tubuh kamu. Bukan malah bikin duduk miring atau membebani tulang belakang.
Jok yang terlalu tinggi atau terlalu lebar juga bisa bikin kaki kesulitan menapak ke tanah. Kalau ini terjadi, bukan cuma tidak nyaman, tapi juga bisa membahayakan saat berhenti mendadak di lampu merah.
5. Pilih Tempat Ganti Jok yang Terpercaya
Banyak tukang jok motor dadakan yang menawarkan harga murah meriah. Tapi, apakah mereka paham soal kualitas dan keamanan?
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
