Terkini, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) merupakan instrumen strategis yang akan menjadi kompas pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Makassar di masa mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan Pencanangan dan Penguatan Komitmen Bersama Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar di pelataran Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan Aryanto, Kepala BPS Kota Makassar Abdul Hafid, para pimpinan OPD, direktur BUMD, camat, lurah, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar.
Rangkaian acara diawali dengan penanaman pohon bersama sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus penguatan sinergi dalam menyukseskan pelaksanaan SE2026.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan sensus ekonomi.
- Great World Circus 2 On Ice Kembali Hadir di Makassar, Hadirkan Sensasi Musim Dingin dan Atraksi Kelas Dunia
- Melalui Nobar Piala Dunia, Polsek Arungkeke Merajut Kebersamaan Dengan Warga
- LPS Siapkan Program Penjaminan Polis untuk Pertumbuhan Industri Asuransi Nasional
- LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja Sabtu 20 Juni
- Tinjau Lokasi Kebakaran Mangasa, Wali Kota Makassar Kawal Langsung Pemulihan 19 KK Terdampak
Menurutnya, tugas para petugas sensus tidaklah ringan karena membutuhkan dedikasi, integritas, serta komitmen tinggi untuk menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta. Dengan semangat profesionalisme dan integritas, kita bersama-sama menerima amanah untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, khususnya di Kota Makassar,” ujar Munafri.
Ia menilai data yang dihasilkan melalui SE2026 akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Sensus ekonomi ini adalah kompas pembangunan agar kebijakan ekonomi yang kita lakukan benar-benar tepat sasaran. Karena itu saya berharap seluruh elemen terkait, khususnya petugas sensus, dapat bekerja secara serius, fokus, dan maksimal untuk menghasilkan data berkualitas,” katanya.
Munafri menekankan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks sehingga pemerintah membutuhkan data yang akurat, lengkap, dan terpercaya sebagai dasar pengambilan keputusan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
