Akhirnya dari desa lah kita membangun indonesia,” demikian pernyataan penuh semangat Menparekraf, Sandiaga Uno, yang diwakili Direktur Tata Kelola Destinasi, Indra Ni Tua.
Rombongan Kemenparekraf dipimpin Indra Ni Tuadan dua juri ADWI, Adie Darmawan dan Agus Wiyono.
Turut mendampingi kunjungan, Pj Bupati Takalar Setiawan Aswad, Kepala Disbudpar Sulsel, Asriady Sulaiman dan jajaran Forkopimda Takalar lainnya.
Dijelaskan, desa Balla Baraka Takalar bersama ribuan desa wisata lainnya diharapkan mempermudah pengembangan desa wisata di Indonesia kedepannya.
Adapun kategori penilaian ADWI tahun 2023 meliputi sebagai berikut:
- Perkuat Ekowisata, Poltekpar Makassar Latih Warga Kelola Destinasi
- Berkunjung di Soppeng, Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf RI Kagum dengan Desa Wisata Mattabulu
- Menuju Eksistensi Desa Wisata, Sukarelawan Orang Muda Ganjar Gowa Gelar Kelas Desain
- Semasa Gubernur Andi Sudirman Berhasil Ubah Desa di Sulsel Menjadi Destinasi Wisata
- 51 Desa Wisata Sulsel Masuk 500 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia Kemenparekraf
1. Daya Tarik Pengunjung (Alam dan Buatan serta Seni dan Budaya)
2. Homestay & Toilet
3. Suvenir (Kuliner, Fesyen dan Kriya)
4. Digital dan Kreatif
5. Kelembagaan Desa & CHSE
Kategori penilaian yang diusung diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan serta berstandar internasional.
Potensi Desa Wisata Balla Barakaka Ri Galesong, Sulawesi Selatan
Balla Barakkaka ri Galesong merupakan destinasi wisata berbasis budaya dan kuliner karena berdiri Balla Lompoa sebagai simbol kerajaan Galesong.
Tipologo wilayah desa Galesong Kota terdiri dari daerah pesisir pantai dan daratan. Sebagai destinasi wisata yang berbasis budaya dan kuliner, di desa ini berbagai penampilan budaya bisa ditemukan seperti aneka tarian tradisional, aneka tradisi sastra lisan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
