Terkini.id, Jakarta – Memberi makan ternyata punya manfaat yang lebih dibandingkan hanya sekedar mendatangkan pahala. dr Zaidul Akbar mengungkapkan keutamaan mentraktir makan orang lain.
dr Zaidul Akbar adalah dokter, pendakwah Islam, konsultan, dan praktisi pengobatan sunah Indonesia dan penggagas Jurus Sehat Rasulullah serta salah satu pendiri dan Ketua Umum Perkumpulan Bekam Indonesia serta Pengurus Pusat Asosiasi Pengobat Tradisional Indonesia.
Mentraktir atau membelikan atau memberi makan orang lain merupakan salah satu perilaku terpuji yang disenangi oleh Allah SWT. Bagi beberapa orang akan ada perasaan senang tersendiri ketika berhasil membahagiakan orang lain melalui makanan yang diberikannya.
Berbagi rezeki baik melalui makanan atau bantuan dalam hal apapun juga sangat dianjurkan oleh ajaran agama Islam. Perilaku baik ini dinilai akan sangat bermanfaat untuk membantu orang lain, terutama yang membutuhkan dan kelaparan.
Ia juga mengungkapkan keutamaan yang tersembunyi di balik mentraktir atau membelikan makan bagi orang lain. Bukan hanya mendapat pahala semata, melainkan juga ada kebaikan dan pahala ibadah yang akan terus mengalir.
Mengutip dari Detikcom, Minggu 17 Oktober 2021. dr. Zaidul Akbar menjelaskan keutamaan dari berbagi rezeki. Bukan hanya mendatangkan pahala atau membantu sesama, melainkan juga amal kebaikan dikatakan dapat mengalir deras dengan memberikan makan bagi orang lain.
“Yang paling penting untuk diperhatikan adalah kebiasaan memberi makan orang lain. Jika Anda sudah paham ilmunya, pasti tidak akan mau lagi ditraktir tetapi ingin mentraktir orang lain,” kata dr. Zaidul Akbar.
Keutaman ini ternyata datang dari gizi makanan yang terserap ke dalam tubuh seseorang. Ketika gizi dari makanan tersebut terserap dan berubah menjadi energi dan dipergunakan untuk melakukan aktivtias yang baik-baik maka amal kebaikan dan pahalanya dapat mengalir kepada orang yang memberikan makan.
“Makanan yang kita makan akan berubah menjadi daging, otot, darah, segala macam dan sebagian akan keluar. Ketika Anda memberikan makan untuk orang lain, maka makanan tadi pastinya akan menjadi bagian dari ibadah. Pasca makanan tersebut jadi bagian ibadah, maka Anda akan kebagian pahala dari ibadahnya orang tersebut,” kata dr. Zaidul Akbar.
Bukan hanya bersedekah di masjid, memberi makan orang lain siapapun itu dikatakan oleh dr. Zaidul Akbar merupakan amal jariyah yang pahala tidak akan pernah terputus yang sering dilupakan banyak orang. Terutama jika mentraktir atau membelikan makan untuk orang-orang baik, amal kebaikan yang diterima akna jauh lebih banyak lagi.
dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk setiap ada kesempatan dan kemampuan sebaiknya mentraktir dan jangan meminta makanan dari orang lain. Memberi makanan justru akan mendatangkan kenikmatan yang sempurna mulai dari rasa kepuasan batin hingga amal kebaikan yang tidak putus selama orang yang diberi makan hidup dan melakukan hal-hal baik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
