Ini Loh Alasan Es Campur Korea Bingsoo Sangat Digemari, Rasanya ‘Daebak’ Banget!

Terkini.id, Kupang – Ini loh alasan es campur Korea Bingsoo sangat digemari, rasanya ‘daebak’ banget! Anyeong haseyo, para penggemar hal-hal berbau Korea. Kali ini Terkini.id bakal membahas terkait kuliner Korea Selatan loh!

Nah, bagi kamu yang gemar nonton film drama Korea (drakor), bahkan masuk dalam kategori ‘freak’ tentu perlu juga tahu tentang kuliner Korea, dong!

Seperti diketahui, tidak hanya di Tanah Air tetapi hampir seluruh dunia sudah dilanda ‘Korean Wave’ atau demam Korea. Tidak hanya drakor, lagu, bahkan kompartemen entertainment lain seperti kuliner. Salah satunya adalah makanan Korea atau minuman Korea yang diangkat sebagai jualan mereka.

Baca Juga: 5 Drama Korea Terbaru Bulan Mei, Sinopsisnya Bikin Penasaran

Sudah barang tentu, mereka mengikuti selera pasar yang tengah berkembang. Kali ini, Terkini.id akan memaparkan salah satu minuman Korea yang populer, yaitu Bingsoo.

Jika Indonesia punya es teler, maka Korea Selatan populer dengan Bingsoo. Es serut atau es campur buah-buahan dari Negeri Ginseng tersebut sangat digemari, bukan hanya masyarakat Korea, tetapi juga dunia.

Baca Juga: Mengandung Bawang, Ini 5 Drama Korea yang Relate Dengan Kehidupan

Bingsoo yang juga lebih dikenal dengan sebutan ‘Patbingsu’ memang pantas digemari berbagai kalangan, tua maupun muda. Pasalnya, selain rasanya yang manis menyegarkan, aneka topping-nya pun variatif dengan bahan dari buah-buahan dan es krim yang yummy.

“Biasanya, es campur yang legit ini dijadikan dessert atau pencuci mulut sehabis bersantap utama. Kami menyajikan menu ini sehingga menjadi pelengkap saat makan di Waroenk Resto. Menu menyegarkan ini bisa juga untuk pengganti buah, sebab memang toppingnya ada yang terdiri dari varian buah,” jelas Marketing Communication and Public Relation Waroenk Oebufu Merlin Sinlae saat saya temui belum lama ini di Waroenk Resto, Jalan WJ Lalamentik, Oebufu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Dari berbagai literatur terkait kuliner, minuman asal kelompok musik wanita Blackpink tersebut lebih banyak menggunakan potongan buah segar seperti stroberi, mangga, kiwi, dan lainnya dengan pasta dari kacang merah.

Baca Juga: Mengandung Bawang, Ini 5 Drama Korea yang Relate Dengan Kehidupan

“Ada tiga varian Bingsoo di Waroenk Resto dengan masing-masing topping unik, di antaranya Fruit Bingsoo dengan topping es krim vanilla berpotongan buah mangga dan puding, Choco Bingsoo dengan topping es krim cokelat bertabur bubuk oreo, choco crunch, dan puding cokelat, serta Cookies Bingsoo dengan es krim cokelat bertopping biskuit oreo dan puding cokelat,” imbuhnya.

Menurut Merlin, Bingsoo yang diklaim pihaknya pertama diluncurkan di Kota Kupang itu dibanderol cukup terjangkau Rp 36 ribu untuk masing-masing varian.

Bingsoo sendiri sudah ada di Korea pada akhir 1950-an dan menjadi dessert favorit warga di sana pada saat itu hingga beberapa dekade ke depan.

Popularitas Bingsoo semakin terangkat sejak merebaknya era Hallyu atau Korean Wave di awal 2000-an yang memicu berkembangnya industri hiburan terkait Korea, di antaranya K-Drama (Korean Drama) dan K-Pop (Korean Pop).

Selain industri hiburan Korea, kuliner Korea termasuk Bingsoo pun menjadi populer. Jadi, bagi penikmat kuliner yang ingin mencicipi Bingsoo yang ingin mencicipi Bingsoo dengan rasa otentik Korea bisa langsung ngelencer ke Waroenk Resto.

Sekadar diketahui, Bingsoo telah menjadi salah satu budaya kuliner yang tidak bisa dilepaskan dari orang Korea. Hal tersebut lantaran Bingsoo telah bermanifestasi dan menggambarkan datangnya musim panas di Korea Selatan. Sehingga, ketika musim panas tiba, maka dapat dilihat mulai pedagang kuliner kelas kaki lima, kafe, hingga restoran mewah menyajikan menu Bingsoo.

Kendati secara komersil Bingsoo dikenal pada akhir 1950-an, tetapi sejarah keberadaan menu dessert ini jauh lebih lama. Patbingsu sebelum dikenal sebagai Bingsoo, mulai diperkenalkan sejak Dinasti Joseon sekitar 1392 hingga 1910-an, dan lebih berkembang saat berada di bawah kolonialisasi Jepang pada 1910 hingga 1945.

Seperti Bingsoo yang dikenal sekarang, pada awalnya Dinasti Joseon juga menggunakan menu berbahan es ini dengan berbagai topping buah di atasnya. Namun, saat itu secara umum Bingsoo lebih didominasi topping kacang merah dengan kombinasi buah sederhana.

Bagikan