Kim Jong-Un Akan Menghukum Bagi Yang Ketahuan Tonton Drama Korea

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Kim Jong-Un

Drama Korea atau K-drama mengacu pada drama televisi di Korea dalam sebuah format miniseri, yang diproduksi dalam bahasa Korea.

Banyak dari drama ini telah menjadi populer di seluruh Asia dan telah memberi kontribusi pada fenomena umum dari gelombang Korea.

Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan akan menghukum warganya yang ketahuan menonton drama Korea Selatan.

Dilansir CNN Indonesia menurut Express mengutip laporan dari Radio Free Asia, sebuah rekaman video yang diputar secara luas memperhatikan belasan pria dan wanita warga Korea Utara dihukum dengan mencukur rambutnya.

Mereka ditangkap dan diintograsi karena menirukan ungkapan popular dalam film dan drama Korea Selatan.

Menarik untuk Anda:

Menurut laporan Kim Jong-un memang sedang berupaya keras untuk pencegahan masuknya tren budaya Korea Selatan di Korea Utara.

“Menurut keterangan dalam video tersebut, 70 persen penduduk seluruh negeri menonton film dan drama Korea Selatan,” ujar warga provinsi Hamgyong Utara.

Orang Korea Utara mengatakan bahwa pihak berwenang akan memanfaatkan berbagai upaya untuk penangkapan, untuk hukuman yang lebih berat sekaligus memberikan pendidikan ideologi untuk mencegah penyusupan lanjutan dari budaya Korea Selatan.

Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan memang sedang memanas belakangan ini.

Korea Utara dan Korea Selatan terus melakukan propaganda meski keduanya sempat sepakat untuk menurunkan tingkat permusuhan pada tahun 2018 lalu.

Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan telah membeku setelah gagal perundingan di Singapura dan Hanoi, Vietnam antara Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dialog tersebut membahas tentang negiosiasi peluncuran senjata nuklir

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, awalnya menjadi perantara dalam dialog tersebut, tapi Korea Utara balik menyalahkan Korea Selatan karena tidak membujuk Amerika Serikat untuk melonggarkan sanksi.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Persiapan Anniversary Ke 1 Tahun, Amure Scooter Akan Menggelar Forum Silaturahmi Sesama Komunitas Vespa

GERMAB Layangkan Surat Pernyataan Dukung Polsek Rappocini Proses Pelaku Penganiayaan Pelajar Asal Sinjai

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar