Terkini.id, Jakarta – Di depan Komisi VI DPR RI, Pertamina mengungkapkan keseriusannya untuk membeli minyak mentah dari Rusia. Pembelian tersebut guna memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri.
Wacana impor minyak Rusia tersebut diiungkapkan Direktur PT Pertamina Nicke Widyawati saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI pada Senin 28 Maret 2022.
Dilansir dari katadata.co.id, Saat ini Pertamina sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Bank Indonesia terkait impor minyak Rusia.
Di tengah konflik perang Rusia Ukraina, pihak Rusia menjual minyak mentah dengan harga yang terlampau murah. Dalam hal ini dilakukan Rusia sebagai akibat embargo ekonomi yang diterimanya dari Amerika dan beberapa negara Eropa.
“Pertamina melihat adanya potensi Rusia yang menjual minyak mentah dengan harga murah akibat sanksi perdagangan dari negara barat, ada peluang untuk membeli dari Rusia dengan harga yang lebih baik,” kata Nicke.
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Selama PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan Biosolar dan Pengaturan Layanan di SPBU Maros
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulawesi Tengah Aman Pasca Gempa Magnitudo 6,7
- Pertamina Apresiasi Ketegasan Operator SPBU Mamuju dalam Menjaga Penyaluran BBM Subsidi
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dorong Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien
Untuk menghindari permasalahan politis, Nicke menyebutkan pembelian minyak Rusia tersebut dilakukan dengan skema business to business (B to B) daripada Government to Government (G to G).
Pengamat Ekonomi Energi dan Pertambangan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Fahmi Radhi menyatakan senada dengan Nicke terkait dengan resiko kondisi politik Indonesia.
Menurut Fahmi, jika memang Indonesia membeli minyak mentah Rusia itu tidak akan memberikan pengaruh secara geopolitik terhadap kondisi politik di Indonesia.
Namun Mantan Anggota Tim Antimafia Migas tersebut menegaskan kepada Pertamina untuk jeli melihat kondisi perang yang sedang terjadi terhadap kepastian ketersediaan minyak Rusia.
“Tapi kemudian diperhitungkan juga resiko apakah dalam kondisi perang itu, Rusia masih bisa mengirim minyak mentahnya?” kata Fahmi kepada katadata.co.id pada Rabu 30 Maret 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
