Iqbal Ucapkan Duka Atas Wafatnya Mantan Rektor Unhas Prof Radi

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb mengucapkan rasa duka cita atas meninggalnya rektor Universitas Hasanuddin (1997-2006) Prof Dr Ir Radi A Gany.

Iqbal mengenang almarhum sebagai sosok yang berjasa di dunia pendidikan dan juga dunia pertanian.

“Almarhum adalah tokoh swasembada pangan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Kontribusinya sangat besar terhadap ketersediaan pangan, termasuk saat almarhum menjadi Bupati di Kabupaten Wajo,” kata Iqbal, Kamis, 13 Februari 2020.

Iqbal Suhaeb mengaku mendapat kabar duka tersebut saat dalam perjalanan ke Padalarang, Bandung untuk melihat fasilitas daur ulang plastik di sana.

“Saya merasa berduka atas kepergian almarhum. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” paparnya

Diketahui, Prof Dr Ir Radi A Gany terpilih menjadi rektor Unhas pada tahun 1997 menggantikan Prof Dr Basri Hasanuddin sampai tahun 2001. Di tahun 2001, Prof Radi kembali terpilih menjadi rektor Unhas periode 2001 sampai 2006.

Almarhum meninggal sekitar pukul 02.00 Wita, Kamis 13 Februari 2020 di ICU RS Unhas. Almarhum merupakan mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Komentar

Rekomendasi

Dua Wilayah Terkena Dampak Pengerjaan Pipa Distribusi Perumda Air Minum Kota Makassar

Iqbal Sebut Kunjungan Pejabatnya ke Kemendagri Bukan Urus Mutasi

Sensus Penduduk Pakai Sistem Online, Begini Penjelasan Akademisi dan Diskominfo

Gandeng PLUT Sulsel, Naka Nusantara Gelar Pelatihan Fasilitator UMKM

Unjuk Rasa Tolak Kebijakan PD Parkir Makassar

Ini Empat Calon Direksi Perumda Air Minum Makassar yang akan Dilantik, Hamzah Ahmad Calon Dirut

Appi Optimis Diusung PPP di Pilwali Makassar 2020

Peduli Isu Lingkungan, Makassar Digital Valley Gelar Program Green Network

Hadir di Seminar Nasional Educare, Deng Ical Bicara Tantangan Tenaga Kesehatan Era 4.0

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar