Isi Pidato Rocky Gerung di Pesantren: Kampanyekan Sandi Uno dan Bicara Akal Sehat

Terkini.id, Bangkalan – Foto seorang akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung yang terlihat sedang berpidato di sebuah masjid di Bangkalan, menjadi perhatian banyak netizen.

Apa sebenarnya isi pidato Rocky Gerung?

Rocky Gerung saat itu rupanya hadir bersama Sandiaga Uno di Pesantren Sembilangan, Bangkalan, 27 Januari 2019 lalu.

Rocky bersama Sandi, datang ke Kota Salak untuk menghadiri haul akbar ke-135 di Pondok Pesantren Sembilangan tersebut.

Di hadapan ratusan ulama, santri dan masyarakat, Sandi membahas soal potensi santri.

“Santri-santri Madura sudah banyak di Jakarta. Kiai di Jakarta juga banyak dari Madura. Bukan hanya menyebarkan ilmu agama, tapi juga menjadi pengusaha-pengusaha sukses,” papar Sandiaga.

Pidato Rocky Gerung

Sementara, Rocky yang juga diminta menyampaikan sepatah kata, juga menyebutkan bebarapa hal.

Salah satunya terkait haul KH Abdul Karim, KH Muqoddas bin KH Abdul Karim, dan KH Ahmad Anwar bin KH Muqoddas, KH Shofwan bin KH Ahmad Anwar, dan KH M. Tadjul Anwar bin KH Shofwan, serta haul pesantren ke-135 tersebut.

“Guru-guru kita, kiyai, yang 135 tahun lalu meninggalkan kita. Tapi mereka pergi meniggalkan pengetahuan, meninggalkan persaudaraan. Itulah yang jadi modal utama kita untuk berbangsa bernegara,” ujar Rocky dalam pidatonya di depan para santri.

Selain terus mengulangi prinsipnya tentang pentingnya merawat akal sehat, dia juga menyampaikan keyakinannya tentang pesantren itu tempat untuk merawat akal sehat.

Terakhir, Rocky memberi pujian kepada Sandiaga Uno, lalu mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2019.

“Bapak Sandi Uno di sini, saya kagum karena energinya tidak habis-habis seperti matahari. Dari Timur ke Barat, setiap hari. Seperti itu selalu. Itulah pekerjaan menyebarkan akal sehat, pekerjaan untuk meminta kita seuma, secepat-cepatnya mewujudkan keadilan,” terangnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka
Opini

Memaknai Kemerdekaan Bukan Sekedar Simbolik

TUJUH belas Agustus merupakan momentum bersejarah sepanjang rentetan peristiwa, yang turut menghiasi dalam konsep Indonesia.Euforia kemerdekaan menggema dari berbagai penjuru mendengar teks proklamasi di
Opini

Aktivis Repotlusioner

SEJARAH gerakan mahasiswa secara heroik menggambarkan kecerdasan dan militansi perjuangan mahasiswa dalam menciptakan gerakan massa dengan tujuan memperbaiki kebobrokan tatanan yang ada di Indonesia.Bagi
Opini

Mengapa Pemadaman Listrik Begitu Lama?

DI mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.Persoalannya: Seberapa sering.Seberapa luas.Seberapa lama.Ada kalanya sering mati lampu. Itu karena produksi
Opini

Mensegerakan Revisi PP No. 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Opini

Aspal Buton sebagai Aspal Berongga

Buku hasil adaptasi dari disertasi penulis  yang diselesaikan pada program studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada tahun 2018 lalu.Buku ini menganalisis pengaruh penambahan bahan
Opini

Titanium Megawati

"Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali"."Tidak mau"."Menarik lho pak. Apalagi kalau DI's Way yang menulis"."Politik. Sensitif," balas saya."Soal Sengon 1 Triliun itu
Opini

Cara BUMN Tiongkok Berkembang

PADA tahun 2015, pemerintah China melakukan reformasi radikal terhadap BUMN. Dari total 117 BUMN, disusutkan menjadi 98 BUMN saja. Dampaknya bukan hanya pengurangan jumlah BUMN