Terkini.id, Jakarta – Pihak Amerika Serikat (AS) terus melempar tudingan-tudingan terkait virus Corona (COVID-19) ke China. Bahkan kini AS mengklaim memiliki ‘bukti besar’ untuk membuktikan tudingannya itu.
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dalam sebuah wawancara televisi mengungkapkan AS saat ini memiliki ‘bukti besar’ virus Corona berasal dari sebuah laboratorium di Kota Wuhan di China.
Pompeo menuding pemerintah China menghalangi setiap penyelidikan dan menolak untuk bekerja sama dengan para ahli.
“Para ahli terbaik sejauh ini tampaknya berpikir virus itu buatan manusia. Saya tak punya alasan untuk tidak percaya hal itu saat ini,” terang Pompeo, sebagaimana dilansir dari laman Reuters.
Pompeo pun menuding bahwa pemerintah China menghalangi setiap penyelidikan dan menolak untuk bekerja sama dengan para ahli. Dia mengaku tak sependapat dengan pendapat ahli yang menyebut Corona berasal dari hewan.
- Dari Perut Bumi Arpal, Sumur Bor TMMD ke-128 Hadirkan Air Bersih, Wujud Investasi Harapan Masyarakat
- Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Antarkan Makassar Jadi Kota Toleran
- Wali Kota Makassar Munafri: Pendidikan Hak Semua Warga, Momentum Hardiknas Perkuat Komitmen Bersama
- Mammana Florist Hadirkan Standar Kerapian dan Presisi untuk Karangan Bunga di Makassar
- Makassar Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia
“Para ahli terbaik sejauh ini tampaknya berpikir bahwa virus itu buatan manusia. Saya tidak punya alasan untuk tidak percaya hal itu saat ini,” ujar Pompeo.
Sepakat dengan pernyataan Pompeo, Presiden AS Donald Trump mengaku pernah melihat bukti yang membuat dirinya yakin bahwa virus Corona itu berasal dari lab Wuhan. Trump menegaskan bahwa yang dilihatnya itu benar.
“Ya, saya sudah melihat. Ya, saya sudah melihat. Dan saya pikir Organisasi Kesehatan Dunia harus malu pada diri mereka sendiri karena mereka berlaku seperti petugas hubungan masyarakat untuk China,” tutur Trump lagi.
The New York Times melaporkan pada hari Kamis 30 April 2020, pejabat senior Gedung Putih telah meminta Komunitas Intelijen AS untuk menyelidiki apakah virus tersebut berasal dari laboratorium penelitian Wuhan.
Badan-badan intelijen juga telah ditugaskan untuk mencari tahu apakah China dan WHO menahan informasi tentang virus itu sejak dini, terang para pejabat yang tidak disebutkan namanya kepada NBC News, Rabu.
Trump meyakini bahwa China telah melakukan ‘kesalahan mengerikan’ yang memicu menyebarnya virus Corona (COVID-19) secara global. Trump juga menuduh China berupaya menutup-nutupi wabah virus Corona yang kini merajalela.
“Secara pribadi, saya pikir mereka (China-red) melakukan kesalahan mengerikan dan mereka tidak mau mengakuinya. Kita ingin masuk, tapi mereka tidak menginginkan kita di sana,” kata Trump seperti dilansir CNBC dan New York Post, Senin (4/5).
Trump menduga China telah melakukan kesalahan terkait merebaknya virus Corona. Trump menilai saat ini China berusaha menutupi kesalahannya itu.
“Pendapat saya adalah mereka melakukan kesalahan. Mereka berusaha menutupinya, mereka berusaha meredamnya. Itu seperti api. Anda tahu, itu sungguh seperti berupaya memadamkan api, mereka tidak bisa memadamkan apinya,” cetus Trump merujuk pada China.
Trump tidak memberikan bukti kuat untuk mendukung komentarnya itu. Namun diketahui bahwa komentar Trump ini disampaikan beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyebut bahwa ‘ada sejumlah ‘bukti besar’ yang menunjukkan bahwa virus itu muncul dari sebuah laboratorium di Wuhan, China.
Dalam komentarnya, seperti dilansir CNN, Trump juga mengindikasikan bahwa menyatakan bahwa pemerintah AS akan menyajikan ‘laporan yang kuat soal apa yang kita pikir terjadi’ terkait asal usul virus Corona. Trump mengklaim laporan itu akan ‘sangat konklusif’.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
