Terkini.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno mengomentari soal masa jabatan Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta yang akan segera berakhir pada 2022 mendatang.
Lantaran masa jabatannya segera berakhir, Eddy Soeparno pun menilai Anies Baswedan harus memilih apakah tetap maju di Pilgub DKI Jakarta pada 2024 ataukah ikut dalam kontestasi Pilpres mendatang.
Penilaian Eddy Soeparno tersebut terkait pembahasan Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) yang berdampak pada penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak baru akan terselenggara pada 2024 mendatang.
Menurutnya, Anies harus menentukan pilihan apakah ingin kembali mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta atau maju jadi calon presiden.
Pasalnya, kata Eddy, Pilpres dilaksanakan April 2024 sedangkan Pilkada DKI dilaksanakan November atau Desember 2024.
- Pemberdayaan Perempuan Dimulai dari Mengenali Diri, Ini Misi Rezki Radhiya Usman sebagai Personal Power Coach
- Kontraktor Pemkab Lutim Arlan Tersangka Kasus Penipuan Rp280 Juta
- Halal Bihalal KMB Sulsel, Teguhkan Nilai "Maja Labo Dahu" di Perantauan
- Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
- 12 Coach Profesional Resmi Diluncurkan di Makassar, Hadirkan Pengalaman Coaching Langsung untuk Publik
Namun, Eddy melihat tekad Anies Baswedan lebih memilih untuk maju di Pilpres.
“Dia harus milih mau maju di DKI lagi atau kalau memang dia siap lahir batin dan saya kira dari tekad beliau itu akan maju di Pilpres,” ungkap Eddy Seoparno, Kamis 18 Februari 2021 seperti dikutip dari Pojoksatu.id.
Sementara PAN sendiri, menurut Eddy, sudah punya calon dari kader internal partai yang kemungkinan akan didorong di Pilgub DKI mendatang yakni Bima Arya Sugiarto, Eko Patrio atau Zita Anjani.
Menurut Eddy, Bima Arya merupakan kader PAN yang potensial lantaran sosoknya sudah menasional dan saat ini menjabat sebagai wali kota Bogor.
“Kang Bima saya kira dia adalah salah satu kader terbaik kita. Sebagai walikota Bogor ya tentu, apalagi sekarang jadi ketua APEKSI, saya kira punya eksposure yang sudah nasional,” ungkapnya.
Ia pun menilai Bima Arya memiliki peluang besar untuk maju di Pilgub DKI 2024. Sementara Eko Patrio dan Zita Anjani menurutnya juga layak untuk bertarung di Pilkada mendatang.
“Kita lihat nanti di Pilkada DKI 2024 kalau memang kesempatan ada, tentu kita dorong,” tutur Eddy Soeparno.
Sebelumnya, Lembaga Media Survei Nasional (Median) mendapati elektabilitas Anies Baswedan tertinggi apabila digelar pemilihan gubernur DKI saat ini.
Hal itu dipaparkan Direktur Riset Median, Ade Irfan Abdurrahman. Berdasarkan survei pihaknya, elektabilitas Anies Baswedan mencapai 42,5 persen.
“Terlepas dari hasil pembahasan tentang kemungkinan ada atau tidaknya Pilkada 2022 dan 2023, memperhatikan dinamika aspirasi warga DKI Jakarta tentang Pilgub tetaplah menarik,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
