Jadwal Pemberangkatan CJH Jeneponto Belum Ada, Kepala Kantor Kemenag Harap Ini

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah sudah menentukan jadwal pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) ke Mekkah. Kloter pertama berangkat 4 Juni 2022 dengan tujuan Bandara Madinah, kloter terakhir berangkat 3 Juli 2022.

Menyikapi hal tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jeneponto bergegas melakukan proses persiapan pemberangkatan CJH.

“Jumlah Kouta CJH Jeneponto tahun 2022 ini sebanyak 156 orang, sekarang proses penyelesaian kelengkapan administrasi, Paspor sudah ada, kita sementara menyusun administrasi untuk kelengkapan pengurusan Visa,” kata Kasi Haji kantor Kemenag Jeneponto, Mukti Ali DL saat ditemui diruang kerjanya, Jumat, 20 Mei 2022.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Gunakan Gelang Identitas, Ini Tujuannya

Untuk pemberangkatan CJH Jeneponto, Mukti mengaku belum ada jadwal, begitupun kloter.

“Sampai sekarang belum ada jadwal pemberangkatan, Mungkin setelah penetapan kloter baru ada jadwal keluar,” ungkap Mukti.

Baca Juga: Aturan Baru Ibadah Haji, Banyak Lansia Gagal Berangkat ke Tanah...

Mukti menambahkan, beberapa kegiatan akan diikuti oleh 156 CJH Jeneponto sebelum berangkat, diantaranya Manasik Haji.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto, H Saharuddin, berharap para calon jemaah haji supaya tetap menjaga kesehatan.

“Kita harapkan 146 CJH Jeneponto tetap menjaga kesehatan, agar bisa melaksanakan ibadah dan mengikuti kegiatan-kegiatan, seperti manasik haji sebelum berangkat,” harap H Saharuddin.

Baca Juga: Aturan Baru Ibadah Haji, Banyak Lansia Gagal Berangkat ke Tanah...

H Saharuddin, juga berharap kepada CJH Jeneponto agar semua persiapan harus sudah dimulai dari sekarang supaya tidak mengalami hambatan saat pemberangkatan nanti. 

“Semua kelengkapan persiapan harus dilengkapi, begitupun fisik harus terjaga, sebab ibadah haji ini merupakan ibadah fisik dengan rangkaian kegiatan ibadah yang harus dilaksanakan para calon jemaah haji untuk mencapai haji yang mabrur selama di tanah suci,” tutup H Saharuddin.

Bagikan