Jakarta Masih Banjir, Anies: Harusnya Tidak Banjir, Ada Kesalahan Manajemen

Jakarta Masih Banjir, Anies: Harusnya Tidak Banjir, Ada Kesalahan Manajemen

R
Dzul Fiqram Nur
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan bahwa ada kesalahan dalam sistem manajemen penanggulangan banjir jika ternyata Ibu Kota masih terendam air dengan guyuran hujan di bawah 100 milimeter (mm).

Anies dengan yakin mengatakan bahwa ibu kota tak akan tergenang apabila kapasitas air hujan yang turn di bawah 100 mm per hari.

Hal itu lantaran masih sesuai dengan kapasitas sumur resapan atau drainase vertikal yang dimiliki.

Ia mengatakan bahwa jika air yang mengguyur di bawah 100 mm, maka seharusnya tidak ada banjir.

“Kalau di bawah 100 mm hujannya, maka seharusnya tidak terjadi banjir,” ucap Anies, dilansir Merahputi.

Ia mengatakan bahwa jika nyatanya masih terjadi banjir dalam intensitas hujan di bahwa 100 mm, maka tentunya ada kesalahan dalam sistem manajamen.

“Tentunya ada sesuatu yang salah di dalam manajemen,” tegasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan bahwa dalam penanganan masalah banjir di Jakarta, maka akan berkaitan dengan volume air hujan yang turun serta volume air sungai.

“Jadi kita menetapkan target setelah hujan berhenti, bila hujannya di atas 100 mm per hari, maka harus di pompa dikeringkan diberikan target 6 jam,” terang Anies.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta itu kini menetapkan sebuah target dalam penanganan banjir di Jakarta.

Adapun target penangangan tersebut ada dua, yakni sebisa mungkin tak ada korban jiwa, dan target surutnya enam jam.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.