Jamsostek Award Jadi Pemacu Inovasi Bank Sulselbar Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Jamsostek Award Jadi Pemacu Inovasi Bank Sulselbar Perluas Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Saat ini, tingkat partisipasi pegawai dalam program tersebut telah mencapai hampir 20 persen. Bank Sulselbar menargetkan angka itu meningkat menjadi 25 hingga 35 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Hartani juga menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan internal perusahaan telah mencapai 100 persen.

“Target kami bukan sekadar meningkatkan angka kepesertaan, tetapi memastikan semakin banyak pekerja informal memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Saat ini seluruh 1.571 pegawai Bank Sulselbar telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi dan Maluku, Suci Rahmat, mengatakan Jamsostek Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha yang menunjukkan komitmen, inovasi, serta kontribusi nyata dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ia menjelaskan, penghargaan yang sebelumnya bernama Paritrana Award tersebut merupakan inisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah diselenggarakan sejak 2017. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan yang kesembilan.

Baca Juga

“Jamsostek Award adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada pemerintah daerah, pemerintah desa, badan usaha, dan pelaku usaha yang menunjukkan komitmen, inovasi, serta kontribusi nyata dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek,” kata Suci.

Menurutnya, penyelenggaraan Jamsostek Award bertujuan meningkatkan kesadaran dan peran aktif pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, serta badan usaha dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk bagi pekerja miskin dan kelompok rentan.

Selain meningkatkan kepatuhan badan usaha terhadap regulasi ketenagakerjaan, ajang ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memperluas manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

“Harapannya, semakin banyak pemerintah daerah dan badan usaha yang berinovasi sehingga cakupan perlindungan terus meningkat. Dengan begitu manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan semakin luas, kesejahteraan pekerja meningkat, sekaligus mencegah munculnya kemiskinan baru,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.