Jangan Pakai Compound untuk Motor Cat Doff, Ini Kesalahan Perawatan yang Perlu Dihindari

Jangan Pakai Compound untuk Motor Cat Doff, Ini Kesalahan Perawatan yang Perlu Dihindari

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini, Makassar — Sepeda motor dengan cat doff atau matte membutuhkan cara perawatan yang berbeda dari kendaraan dengan permukaan cat glossy.

Penggunaan bahan pembersih maupun teknik perawatan yang tidak tepat justru dapat mengubah karakter permukaan cat dan membuat tampilannya menjadi tidak merata.

Instruktur Teknisi Asmo Sulsel, Abdul Kadir Hasan, mengingatkan pemilik motor cat doff untuk menghindari penggunaan compound atau polish, terutama ketika hendak menghilangkan baret pada bodi kendaraan.

“Cat doff tidak boleh dipoles seperti cat glossy. Compound atau polishing dapat mengubah tekstur permukaan dan membuat bagian tertentu terlihat lebih mengilap atau belang,” ujar Abdul Kadir.

Menurutnya, penggunaan compound pada permukaan matte berisiko membuat area yang dipoles memiliki tingkat kilap berbeda dengan bagian bodi lainnya. Karena itu, pemilik kendaraan sebaiknya tidak melakukan pemolesan secara sembarangan ketika menemukan baret.

Hindari Bensin dan Thinner

Baca Juga

Kesalahan lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan bahan pelarut keras untuk membersihkan noda seperti oli atau grease.

Abdul Kadir menyarankan pemilik motor menggunakan cleaner atau degreaser yang secara khusus dinyatakan aman untuk permukaan matte.

Cairan tersebut sebaiknya diaplikasikan terlebih dahulu pada kain microfiber, kemudian digunakan secara hati-hati pada bagian yang kotor.

“Untuk oli atau grease, gunakan cleaner yang memang aman untuk matte paint. Aplikasikan secara hati-hati dan jangan langsung menggunakan bahan pelarut keras,” katanya.

Penggunaan bensin dan thinner untuk membersihkan bodi juga sebaiknya dihindari karena dapat memengaruhi permukaan cat.

Jangan Gosok Lumpur Saat Kering

Cara mencuci juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi cat doff. Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan adalah langsung menggosok lumpur yang sudah mengering.

Lumpur dapat membawa butiran pasir yang berpotensi menjadi material abrasif ketika digosok langsung pada permukaan bodi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya goresan.

“Kalau ada lumpur, jangan langsung digosok dalam kondisi kering. Basahi terlebih dahulu sampai kotorannya melunak, baru kemudian dicuci,” jelas Abdul Kadir.

Setelah kotoran melunak, motor dapat dicuci menggunakan shampoo dengan pH netral. Proses pencucian juga sebaiknya dilakukan menggunakan media yang lembut agar tidak memberikan gesekan berlebihan pada permukaan matte.

Gunakan Produk yang Sesuai untuk Noda Aspal

Noda aspal yang menempel pada bodi juga membutuhkan penanganan khusus. Pemilik kendaraan dapat menggunakan tar remover yang kompatibel dengan cat matte, dengan mengikuti petunjuk penggunaan produk.

Setelah noda terangkat, bagian tersebut sebaiknya kembali dicuci menggunakan shampoo pH netral untuk memastikan sisa kotoran maupun cairan pembersih tidak tertinggal di permukaan.

Abdul Kadir juga mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak langsung menggunakan produk baru pada seluruh bagian bodi.

“Kalau mau menggunakan produk tertentu, sebaiknya tes dulu di area kecil yang tidak terlalu terlihat. Kita bisa melihat bagaimana respons permukaan cat terhadap produk tersebut,” ujarnya.

Hal ini penting karena formula setiap produk pembersih dapat berbeda sehingga respons permukaan cat matte juga belum tentu sama.

Tidak Harus Dicuci Setiap Hari

Untuk perawatan sehari-hari, motor cat doff tidak harus selalu dicuci setiap hari. Namun, kendaraan sebaiknya segera dibersihkan ketika terkena hujan, lumpur, atau debu dalam jumlah cukup banyak.

Menurut Abdul Kadir, frekuensi mencuci bukan satu-satunya faktor yang menentukan kondisi cat. Teknik pembersihan justru menjadi hal yang perlu diperhatikan.

“Yang paling penting bukan mencucinya setiap hari, tetapi cara mencucinya. Kotoran jangan dibiarkan terlalu lama dan proses pembersihan harus dilakukan dengan cara yang aman,” tutur Abdul Kadir.

Dengan perawatan yang tepat, karakter matte pada bodi motor dapat tetap terjaga dan tampilannya lebih merata.

Sebaliknya, tindakan agresif seperti memoles, menggosok noda secara keras, atau menggunakan bahan pelarut yang tidak sesuai justru dapat menyebabkan masalah baru.

Jika menghadapi baret atau noda membandel yang membutuhkan penanganan khusus, pemilik kendaraan disarankan berkonsultasi dengan teknisi agar tindakan yang dilakukan tidak semakin merusak permukaan cat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.