Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Helmi Felis belum lama ini menyoroti perihal Mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat berencana menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada 11 April 2022 di Istana Negara, Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Helmi Felis melalui sebuah cuitan di akun media sosial twitter miliknya.
Seperti yang diketahui, para mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat akan menuntut presiden Jokowi terkait persoalan bangsa yang terjadi saat ini, mulai dari kenaikan harga BBM hingga mahalnya harga minyak goreng dan isu 3 periode.
Lantas terkait hal itu, Helmi Felis rupanya sangat yakin bahwa tanggal 11 adalah hari bersejarah.
Di mana, dia yakin demonstrasi kali memaksakan Presiden Jokowi umumkan pengunduran diri.
- Helmi Felis ke Jokowi: Bukan Percuma Pak! Tuanya Nanti Jadi Penipu, Umbar Janji Boro-Boro Ditepati
- Layak Jadi Cawapres, Pegiat Politik: Erick Thohir Banyak Bawa Ide Cemerlang
- Nicho Silalahi Ke Erick Thohir: Kalau Udah Tahu Bodoh Ya Mundur!
- Fahri Duga Anies Gagal Maju Capres, Helmi Felis: Please, Jangan jadi Dukun!
- Helmi Felis Sebut Anies Baswedan Tercatat Sejarah: Kakek Sampe Neneknya Frontliner!
“Apa yang kalian lakukan jika ternyata tanggal 11 April 2022 nanti setelah Magrib Jokowi mengumumkan untuk mengundurkan diri. Apa yang akan kalian lakukan?” tulisnya. Dikutip Sabtu, 9 April 2022
Selain dari itu, Helmi Felis menilai rezim Jokowi tidak bisa untuk dipertahankan. Rezim ini, kata dia, sudah banyak memakan korban rakyat kecil.
“Apa dasar kalian pertahankan REZIM?, hingga jika harus, kalian siap perangi yang bersebrangan? Mereka warga negara Indonesia juga, saudara setanah air,” tuturnya.
Lanjut “Sehebat apa REZIM ini sampai kalian siap bunuhi mereka? Apa yang kalian rencanakan dengan negri ini, sehingga kalian bebal? Tidak bisa diredam, semua lelah dengan akrobat Politik Rezim ini,” katanya.
“Terlalu banyak DOSA, terlalu banyak nyawa melayang. Sejak awal sudah merengut hampir 900 nyawa. Ditambah beberapa setelahnya anak-anak masih muda belia pun teraniaya rezim gila ini. REZIM INI SUDAH SELESAI,” sambungnya.
Helmi Felis juga mengatakan bahwa, tanggal 11 April adalah hari bersejarah bagi Indonesia. Di mana rakyat akan kembali rebutkan demokrasi yang telah bergeser oleh rezim.
“11 April 2022 akan menjadi hari bersejarah. Hari dimana rakyat mengembalikan DEMOKRASI yang telah jauh bergeser kekiri. Kita rebut kembali, kita merdekakan lagi, ayo bergerak demi Indonesia. Siap kembali tegakkan DEMOKRASI di Bumi Indonesia. Hadiri dan jadilah pelaku sejarah,” katanya.
“Kalo tanggal 11 #GoodByeJokowi berarti tanggal 12 kita punya pemimpin baru? Uuuugggghhh senangnya,” tulisnya.
Sementara itu, diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membantah tuduhan bahwa mereka menuntut Presiden RI Joko Widodo mundur dalam demonstrasi yang rencananya digelar pada 11 April 2022 di Istana Negara, Jakarta. Dikutip dari Wartaekonomi.
Tuduhan itu banyak dilontarkan di media sosial, dipicu oleh keberadaan poster yang mengatasnamakan BEM SI dan mencantumkan pernyataan “Turunkan Jokowi dan kroninya”.
Koordinator BEM SI Kaharuddin memastikan bahwa poster tersebut hoaks. “Belum ada poster aksi yang kami keluarkan,” katanya kepada wartawan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
