Terkini.id, Makassar – Pelaksana Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Hj Amaliah Malik memaparkan kondisi pendidikan di depan anggota Dewan Pendidikan Kota Makassar dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Anggaran DPRD Makassar, Sabtu 13 Juni 2020.
Rakor dipimpin langsung Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo.
Amaliah mengungkapkan, ketersediaan ruang belajar masih menjadi persoalan dalam pelaksanaan pendidikan di Makassar.
Ruang belajar yang tersedia di SMP negeri tidak bisa mencakup semua tamatan sekolah dasar.
“Ada 9.602 alumni SD yang tidak bisa ditampung di SMP negeri, ” kata Amalia.
- Muzayyin Arif Minta Kubu Mufassir Tunjukkan Bukti Tanah Wakaf Pesantren yang Dijual
- Rural ICT Camp 2026 di Maros Dorong Teknologi Digital untuk Perkuat Ketahanan Pesisir
- Inovasi Rewata, Bupati Jeneponto Serahkan Adminduk Bayi Baru Lahir di RSUD Lanto Daeng Pasewang
- Pertanian Bone Bersiap Naik Kelas, Polbangtan Kementan Bawa Solusi SDM dan Teknologi
- 702 Batang Kayu Besi Ilegal Diselundupkan dari Buton, Gakkumhut Sulawesi Kantongi Nama Pemilik dan Pembeli
Selain ketersediaan ruang kelas, pelaksana tugas Kadis Pendidikan Makassar juga melaporkan rencana pendaftara peserta didik baru dan pengembangan ruang belajar.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo mengapresiasi kehadiran Plt Kadis Pendidikan Kota Makassar dalam rapat koordinasi ini.
Ia mengatakan sinergi antara Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kota Makassar harus terus ditingkatkan dalam upaya mendorong kualitas pendidikan di Makassar.
Rapat koordinasi dihadiri seluruh pengurus dan anggota Dewan pendidikan Kota Makassar. Sejumlah kepala bidang Dinas Pendidikan Makassar juga hadir dalam forum ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
