Terkini.id, Makassar – Pelaksana Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Hj Amaliah Malik memaparkan kondisi pendidikan di depan anggota Dewan Pendidikan Kota Makassar dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Anggaran DPRD Makassar, Sabtu 13 Juni 2020.
Rakor dipimpin langsung Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo.
Amaliah mengungkapkan, ketersediaan ruang belajar masih menjadi persoalan dalam pelaksanaan pendidikan di Makassar.
Ruang belajar yang tersedia di SMP negeri tidak bisa mencakup semua tamatan sekolah dasar.
“Ada 9.602 alumni SD yang tidak bisa ditampung di SMP negeri, ” kata Amalia.
- Menyorot Kasus MBG, Nyawa Anak Taruhannya, Orang Tua Siswa Desak Penutupan Permanen SPPG
- Bersama Bergerak Membangun Desa, Semangat Gotong Royong Menjadi Kekuatan Utama TMMD ke-128 Jeneponto
- ARYADUTA Makassar Kampanyekan Hidup Sehat Lewat "Tjakap Djiwa"
- Kokoh Berjuang, Bersama Menuju Kemenangan, Muscab IX PPP Jeneponto Sukses Digelar, PAC Dukung Pimpinan Berkelanjutan
- Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur
Selain ketersediaan ruang kelas, pelaksana tugas Kadis Pendidikan Makassar juga melaporkan rencana pendaftara peserta didik baru dan pengembangan ruang belajar.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo mengapresiasi kehadiran Plt Kadis Pendidikan Kota Makassar dalam rapat koordinasi ini.
Ia mengatakan sinergi antara Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kota Makassar harus terus ditingkatkan dalam upaya mendorong kualitas pendidikan di Makassar.
Rapat koordinasi dihadiri seluruh pengurus dan anggota Dewan pendidikan Kota Makassar. Sejumlah kepala bidang Dinas Pendidikan Makassar juga hadir dalam forum ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
