Terkini.id, Jakarta – Jenderal Andika Perkasa Calon Panglima TNI yang dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, pada hari ini, Sabtu, 6 November 2021 menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR RI.
Dalam kegiatan tersebut Jenderal Andika Perkasa menyampaikan visi utamanya sebagai Panglima TNI.
“Jadi, kalau berangkat dari vision statement, saya memilih TNI adalah kita. Memang sangat singkat sekali, tapi justru di sini saya ingin masyarakat Indonesia, masyarakat internasional, untuk melihat TNI ini sebagai kita atau bagian dari mereka,” pungkas Andika Perkasa di ruang rapat Komisi I DPR RI, kompleks MPR/MPR, Jakarta.
Andika lantas menjelaskan maksud visi TNI adalah kita, yakni sebagai pandangan agar masyarakat tidak berharap terlalu tinggi.
Menurutnya, TNI tetap sebagai organisasi dengan segala keterbatasan dan kelebihan.
- Di Depan Panglima TNI, Frederik Kalalembang Ingatkan Prosedur Penangkapan Warga Sipil: Harus Koordinasi ke Polisi
- Buka Posko Pengaduan Netralitas TNI se-Indonesia, Panglima Yudo Minta Warga Tak Takut Lapor
- Kemenkes dan TNI Perpanjang Kerja Sama Bangun Kesehatan Indonesia
- Kementan dan TNI Perkuat Sinergi, Mentan : Ketahanan Pangan Identik Dengan Ketahanan Negara
- Sinergisitas TNI-Polri, Kapolri: KTT ke-43 ASEAN Berjalan Aman dan Terkendali
“Ini sebetulnya menunjukkan bahwa kami tidak terlalu, saya tidak ingin orang melihat kita berharap terlalu tinggi. Karena apa? Karena kita dengan segala keterbatasan, dengan kelebihan, keanekaragaman semuanya, ya inilah kita,” tuturnya. Dikutip dari Detikcom.
Lebih lanjut Andika menyebut TNI selalu ingin bertindak secara profesional untuk masyarakat. Namun dia mengatakan TNI masih tetap sebagai organisasi yang apa adanya dengan segala kekurangan dan perbaikan yang terus dilakukan.
“Kita bisa saja ingin profesional, ingin lebih banyak lagi, tetapi itu kan proses yang terus kami bangun, tetapi juga saya ingin masyarakat kita, sesuai dengan pelajaran yang saya jalani waktu itu, yaitu public policy dan public administration, saya ingin masyarakat kita melihat TNI ini sebagai organisasi yang apa adanya. Dengan segala kekurangan dan perbaikan yang harus kami jalani,” katanya.
Meski demikian, Andika memastikan kondisi TNI dengan segala kekurangan bukan berarti tidak bisa berbuat apa pun. Dia menekankan TNI tetap bisa berbuat banyak di tengah kekurangannya.
“Tapi juga bukan berarti bahwa kita dengan keadaan kita tidak bisa berbuat apa-apa, tetap banyak yang bisa kita lakukan karena memang sebagai orang yang punya keterbatasan pun kita pasti punya cara yang berbeda dalam mengejar apa yang harus kita selesaikan. Pasti bisa,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
