Terkini.id, Jakarta– Setelah beberapa waktu yang lalu sempat disindir tajam oleh Max Sopacua, kini Andi Mallangeng Kembali Disindir oleh Jhoni Allen Marbun. Andi Mallangeng disindir terkait kasus korupsi Proyek Hambalang yang pernah menyeretnya.
Awalnya, Jhoni merespons sindiran Andi terkait pemenuhan syarat Kongres Luar Biasa (KLB) yang disebut harus menghadirkan 2/3 Ketua DPD dan 50 persen DPC.
“Berapa Ketua DPD yang hadir? Ada nggak 2/3? Pasti nggak ada. Juga ada nggak separuh DPC yang hadir? Pasti nggak ada,” ujar Andi, dikutip dari video yang ditayangkan kanal YouTube Metro TV pada Selasa, 9 Maret 2021.
Jhoni lalu balik menyindir terkait pemecatan yang dilakukan kepada beberapa kader yang ia anggap tidak sesuai prosedur.
“Sesuai nanti itu kan diverifikasi oleh Kementerian Hukum dan HAM dengan daftar-daftarnya. Dengan mengabaikan pemecatan-pemecatannya yang dilakukan tanpa prosedur itu, arogansi itu,” jawab Jhoni.
“Tentunya yang kita pakai adalah SK sebelum pemecatan, bukan SK sampai ke pemecatan itu,” lanjutnya.
Namun, pernyataan Jhoni malah disela-sela oleh tertawaan Andi Malarangeng sehingga ia pun menyinggung soal manipulasi SK.
“Pak Andi, karena Anda juga sudah terbiasa untuk memanipulasi SK, termasuk memanipulasi Hambalang,” kata Jhoni.
Perbuatan tersebut menurut Jhoni merupakan perbuatan yang merusak demokrasi sementara Andi dan kawan-kawan tidak menyadarinya juga.
“Nggak tobat-tobat,” kata Jhoni.
Seperti diketahui, sebelumnya Andi pernah dipenjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp 2 miliar dan US$ 550 ribu dalam proyek Proyek Hambalang.
Dilansir dari Tempo.co, Andi divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Juli 2014.
Bukan hanya Jhoni, sebelumnya Andi juga pernah disindir oleh Max Sopacua, salah satu penggagas KLB Deli Serdang.
“Anda ndak perlu masuk ke Demokrat karena anda baru keluar dari penjara,” ungkap Max dengan nada keras di Metro TV.
Saat itu, Max juga menyinggung bahwa kasus Hambalang telah membuat elektabilitas Partai Demokrat jatuh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
