Terkini.id, Jakarta – Beredar sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang mendatangi Bareskrim Polri untuk mempoliskan KLB Partai Demokrat yang digelar di Deli Serdang lantaran dinilai telah menimbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan (prokes).
Video tersebut diunggah pengguna Twitter Hopegiacinta dan ikut dibagikan Mantan Kader Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Dilihat dari video tersebut, Selasa 9 Maret 2021, tampak seorang pria tengah diwawancara oleh sejumlah wartawan.
Ia pun menyampaikan maksud kedatangannya ke Bareskrim Polri yakni ingin melaporkan perihal perhelatan KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Dalam video tersebut, pihak pelapor mengatasnamakan diri mereka sebagai Ormas Gerakan Pemuda Islam.
- Aliyah Mustika Jabat Plt Ketua DPC Demokrat Makassar
- 15 Tahun Jabat Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali Mundur dan Jabat PLT Dirut PD Parkir
- 38 DPD Demokrat se-Indonesia Dukung AHY Jadi Ketua Umum
- Fraksi Demokrat Ubah Komposisi AKD di DPRD Sulsel
- Demokrat - Gerindra - PKS All Out Menangkan Andi Sudirman di Pilgub Sulsel
“Kami Gerakan Pemuda Islam akan melaporkan secara resmi panitia Kongres Luar Biasa Partai Demokrat yang berlangsung di Sumatera Utara pada Jumat kemarin,” ujar perwakilan Gerakan Pemuda Islam dalam video tersebut.
Ia pun meminta kepada aparat penegak hukum agar segera mengadili dan menangkap panitia KLB Demokrat di Deli Serdang tersebut lantaran telah menimbulkan kerumunan massa.
“Jadi kami datang ke Bareskrim Polri meminta kepada Polri agar segera adili atau menangkap para pelaksana KLB Demokrat yang telah melanggar prokes kesehatan yang telah melakukan kerumunan tidak mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya.
Selain itu, ormas tersebut juga meminta kepada Polri agar tidak tebang pilih dalam menyikapi aturan protokol kesehatan yang berlaku di Indonesia.
“Kami minta kepada Bareskrim agar jangan tebang pilih dalam menyikapi persoalan prokes kesehatan yang berlaku di Indonesia,” tuturnya.
Dalam pelaporannya itu, Gerakan Pemuda Islam membawa sejumlah bukti untuk diserahkan kepada Bareskrim Polri.
Adapun sejumlah bukti yang dibawa oleh ormas tersebut terkait pelanggaran prokes KLB Demokrat yakni berupa video dan dokumentasi pemberitaan media.
“Maka kami dari ormas Gerakan Pemuda Islam secara resmi pada hari ini melaporkan panitia KLB Partai Demokrat yang telah melakukan adanya kerumunan sangat luar biasa,” ujarnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum tanggapan resmi dari pihak Bareskrim Polri maupun Panitia KLB Demokrat Deli Serdang terkait pelaporan ormas Gerakan Pemuda Islam tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
