Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada jajaran pemerintah untuk fokus mengurusi rakyat.
Jajaran pemerintah harus bisa menangani kesulitan-kesulitan rakyat, daripada harus mengurusi pertambahan masa jabatan dan penundaan pemilu.
Jokowi juga menyampaikan bahwa masyarakat yang merasakan dampak kenaikan inflasi, hingga kenaikan bahan pangan.
“Saya meminta jajaran pemerintah untuk tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi,” Tulis Jokowi pada akun resminya @jokowi Rabu 6 April 2022.

“Jangan ada lagi yang menyuarakan soal urusan penundaan pemilu atau urusan perpanjangan masa jabatan.” tegasnya lagi.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
Warga net ramai mengomentari cuitan Jokowi tersebut, warga net menyebutkan bahwa hampir semua bahan pokok naik dan menuntut pemerintah untuk mengatasi berbagai polemik yang terjadi.
“Berhentilah beretorika dan mulailah melakukan tindakan nyata.polemik itu bkn cm masalah penundaan pemilu,tp juga mslh minyak goreng naik,bbm naik dan jg ppn naik jd 11%,” tulis pemilik akun @PalingNKRI
“Siapa yg menyebabkan kesulitan tersebut?knp kok rakyat yg jd korban?coba atasi dan buat kebijakan yg benar” sambung pemilik akun @PalingNKRI

Netizen pemilik akun @DionGenjehh menuliskan bahwa dirinya susah mempercayai perkataan dari Jokowi.
“Susah di percaya kalo bapk ini yg ngomong wkwkwkkwkwk edan sampeyan wi.”

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
