Terkini.id, Jakarta – Dunia maya sedang dihebohkan dengan dengan cuitan Kate Walton. Perempuan asal Australia ini mengutip berita dari CNN yang dibagikan via Twitter.
CNN membagikan berita bahwa Jokowi mengatakan kepada seluruh masyarakat harus aktif memberikan kritik dan masukan terhadap kinerja pemerintah.
Dikutip dari CNN Indonesia, Jokowi berpidato “Masyarakat harus aktif dalam memberikan kritik atau masukan serta potensi maladministrasi dan pelayanan publik harus terus meningkatkan upaya perbaikan-perbaikan,” kata Jokowi saat berpidato di Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2020, Selasa, 8 Februari 2021.
Hal ini membuat sebagian masyarakat heboh. Sebagian dari masyarakat berkomentar bahwa hal ini bertolakbelakang dengan yang ada di lapangan.
Masyarakat juga mengaitkan ucapan Presiden Republik Indonesia ini dengan kasus-kasus pelanggaran UU ITE akibat mengkritik pemerintah.
- Antrean BBM Subsidi di Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Mulai Kondusif
- Pertamina Tambah 3 SPBU Modular di CPI, Antrean BBM di Makassar Mulai Landai
- Jeritan Di Butta Turatea, Di Antara Antrian BBM, Elpiji Langka, Dan Haus Air Bersih
- Pintu Air Bili-Bili Ditutup Sementara, 8 Wilayah Makassar Berpotensi Gangguan Air
- Kelangkaan BBM di Sulsel, UNM Alihkan Perkuliahan Daring hingga 18 September 2026
Tak hanya masyarakat Indonesia, warga asing dari Australia juga ikut mengomentari pernyataan Jokowi.
Di hari yang bersamaan, Kate Walson mengutip akun resmi berita CNN dan menuliskan “Aku aktif berikan kritik dan masukan, kok saya dideportasi dan dicekal” tulisannya pada akun Twitter pribadinya, @waltonkate.

Cuitannya ini sukses mengundang banyak perhatian dari warganet khususnya yang berada di Indonesia.
Tidak sedikit yang mempertanyakan cerita bagaimana bisa aktifis dari Australia ini dideportasi.
Ada salah satu warganet menuliskan hal ini pantas terjadi kepada Kate Walton. Akun Twitter bernama @andreOPA membagikan link berita yang berisikan warga asing yang melanggar hal admistrasi di Timika.

Kate Walton pun membalas balasan dari @andreOPA. Ia menjelaskan bahwa hal itu berbeda dan keliru.
“Coba dibaca. Waktu itu tahun 2017 dan hanya tindakan administratif, nggak dideportasi kok.A Aku dideportasi pada Juni 2019” balasnya.
“Berdasarkan analisis dari penyidik pada seksi pengawasan orang asing pada Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura, kami menginstruksikan untuk melakukan tindakan administrasi kepada tiga orang warga negara asing tersebut untuk memperbaiki dokumen administrasi ketenagakerjaan.” sambungnya.
Sampai saat ini, Kate Walton belum memberikan kronologi perihal ini ia dideportasi. Begitu juga dari pihak Jokowi tak menggubris sama sekali hal ini.
Masalah ini kembali viral di Twitter karena #JebakanMukidi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
