Sebut Jokowi Tengah Jengah, Achmad Baidowi: Beliau Perlu Terbuka ke Publik!

Sebut Jokowi Tengah Jengah, Achmad Baidowi: Beliau Perlu Terbuka ke Publik!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, Achmad Baidowi Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) mengatakan Presiden Jokowi jengah karena terseret secara politik.

Hal tersebut disampaikan lantaran akibat para menteri Kabinet Indonesia Maju memainkan isu penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. 

Oleh karena itu, kata dia, Presiden Jokowi perlu menyampaikan secara terbuka larangan kepada para menteri untuk berbicara mengenai isu penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden tersebut. 

“Jadi, beliau (Jokowi) perlu menyampaikan secara terbuka kepada publik bahwa tidak ada lagi wacana penundaan pemilu,” kata Baidowi ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Selain dari itu, Achmad Baidowi yang akrab disapa Awiek itu mengatakan Jokowi juga merasa usul penundaan Pemilu 2024 tidak disampaikan oleh pejabat yang berwenang. DIkutip dari Jpnn. Jumat, 8 April 2022.

Baca Juga

Dia mencontohkan isu itu justru sempat digaungkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Contoh menteri investasi bicara penundaan pemilu. Menko Marves bicara penundaan pemilu,” kata Awiek.

Anggota Komisi VI DPR itu menambahkan langkah menteri yang bertindak di luar wewenang mengakibatkan Jokowi jengah.

Seharusnya, kata dia, menteri yang mengurusi investasi bisa membahas tentang pembangunan IKN Nusantara.

“Kenapa (menteri yang mengurusi investasi, red) tidak bicara tentang masuknya investasi di Indonesia terkait IKN, itu, kan, masih mending,” kata Awiek.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.