Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi mengomentari soal Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang berjanji akan merelokasi rumah kornan erupsi Gunung Semeru.
Ia menyindir bahwa Jokowi memang gemar berutang sehingga wajar jika menebar janji lagi.
“Wah tambah lagi nih daftar janjinya,” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 7 Desember 2021.
“Berhubung bapak ini hobby hutang maka wajar saja die menebar janjinya lagi, bukankah janji itu adalah hutang?” sambungnya.
Nicho Silalahi menyindir bahwa Jokowi tak memikirkan masalah realisasi janji tersebut, yang terpenting adalah melontarkannya dulu.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
“Masalah terealisasi atau ga yang penting bercakap dulu baru mikir kemudian, benar gak sih? Sintang oh Sintang nasibmu kini,” katanya.
Sebelumnya, Jokowi menjanjikan relokasi rumah warga yang terdampak akibat erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.
Presiden Jokowi mengaku mendapat laporan bahwa ada kurang lebih 2.000 rumah yang harus direlokasi.
“Ini segera akan kita putuskan di mana relokasinya dan saat itu juga akan segera kita bangun. Saya kira semua sudah siap,” katanya saat meninjau lokasi dampak erupsi pada Selasa, 7 Desember 2021, dilansir dari VIVA.
Dalam tinjauannya, Jokowi juga melihat sejumlah infrastruktur yang rusak dan juga melihat kondisi warga serta mencari korban yang belum ditemukan.
“Kita lihat untuk rencana perbaikan infrastruktur yang rusak akibat letusan Gunung Semeru,” ujarnya.
Ada pun salah satu warga bernama Jinta (36 tahun) yang menjadi salah satu korban erupsi Semeru menayatakan siap direlokasi.
Ia mengaku trauma dengan erupso Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, 4 Desember 2021 itu.
“Rumah saya menghadap langsung ke arah Gunung Semeru. Dulu, lahar dingin sebelumnya gak sampai seperti ini. Kalau ada relokasi saya mau, saya tidak berani kembali ke rumah,” ujar Jinta.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
