Terkini.id, Jakarta – Presiden Jokowi telah menyebut bahwa dirinya tak ingin menghalangi siapa pun yang berniat maju pada gelaran Pilpres 2024.
Hal itu diungkapkan Jokowi dalam pertemuan dengan Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) sejumlah media di Jakarta, pada Rabu 19 Januari 2022.
Alasan Jokowi melakukan hal tersebut ialah agar masyarakat leluasa memilih sebab akan ada banyak pilihan calon presiden dan wakil presiden pada periode selanjutnya.
Sayangnya, perkataan Jokowi tak disambut baik oleh ekonom senior, Rizal Ramli. Menurut Rizal, ucapan Jokowi hanyalah sekedar omong kosong saja.
Melalui cuitan di akun Twitter miliknya, Rizal Ramli menyinggung Jokowi seolah seperti tidak mengetahui adanya pembatasan presidential threshold.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
“Ndak membatasi siapa aja mau maju. Pura2 ndak tahu ada pembatasan threshold.,” tulis @RamliRizal pada Kamis 20 Januari 2020.
Lebih lanjut, ia menilai sebaiknya Jokowi mengeluarkan semacam Perpu yang mengatur hal tersebut, sehingga ucapannya itu dapat dibuktikan.
“Wong tinggal kasih signal atau Perpu, baru itu omongan punya arti. Ini mah ‘nggedabrus’ atau omong kosong doang,” ujarnya menambahkan.
Diketahui, presidential threshold merupakan ambang batas perolehan suara yang harus diperoleh oleh partai politik dalam suatu pemilu untuk dapat mengajukan calon presiden.
Presidential threshold awalnya dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.
Saat ini ketentuan presidential threshold mengatur pencalonan Presiden dan Wakilnya harus didukung minimal 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
