Jokowi Tunjuk Prabowo Jadi Menteri Pertahanan

Terkini.id, Jakarta – Pertanyaan tentang mantan Rival Jokowi, yakni Prabowo Subianto bakal menjadi menteri pertahanan di kabinet kerja jilid II terjawab sudah.

Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra menyatakan bersedia diminta membantu Presiden Joko Widodo di kabinet 5 tahun mendatang.

Prabowo mengaku diminta Jokowi membantu di bidang pertahanan.

“Saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan,” kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 21 Oktober 2019. Secara tidak langsung pernyataan tersebut menegaskan Prabowo bakal jadi menteri pertahanan.

Dalam pertemuan dengan Jokowi, Prabowo mengaku diberi pengarahan oleh Jokowi terkait tugas-tugas menteri. Dia berjanji akan bekerja sesuai target dan harapan dari Jokowi.

“Tadi beliau pengarahan dan saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sasaran dan harapan yang ditentukan,” terang Prabowo kepada wartawan.

Sebelumnya, tiga kursi menteri dikabarkan telah disiapkan oleh Jokowi untuk Gerindra. Dilansir dari merdekacom, Gerindra menyebutkan, Jokowi awalnya menawarkan menteri pertanian dan kepala badan koordinasi penanaman modal atau BKPM.

Kursi untuk oposisi tersebut diberikan demi menjaga stabilitas politik kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf lima tahun ke depan.

Jokowi menilai hal ini sesuai dengan apa yang sering difokuskan oleh Gerindra dan Prabowo. Di antaranya kedaulatan pangan dan ekonomi kerakyatan.

Akan tetapi, Gerindra merasa tidak tertarik dengan tawaran tersebut. Apalagi, posisi Wantimpres buat Prabowo. Posisi itu disebut bukan posisi yang strategis untuk Prabowo.

Gerindra lebih tertarik posisi Menteri Pertahanan dalam kabinet. Bukan tanpa alasan, Prabowo selama ini juga memiliki perhatian besar pada bidang pertahanan.

Ada satu harapan lagi. Sumber ini menyebutkan, bahwa pengangkatan Prabowo sebagai menteri pertahanan juga diikuti gelar jenderal kehormatan untuk mantan Pangkostrad tersebut. Dengan demikian, bukan lagi Letnan Jenderal Purnawirawan, tetapi Jenderal Kehormatan. Dengan empat bintang.

Soal jenderal kehormatan ini bukan hal baru, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mendapat jenderal bintang empat kehormatan saat menjadi menteri.

Tahun 2004, saat era Megawati Soekarnoputri, pemerintah memberikan gelar jenderal bintang empat kehormatan pada Menkopolkam Hari Sabarno dan Kepala BIN AM Hendropriyono.

Di era Gus Dur, Agum Gumelar pun mendapat gelar jenderal kehormatan. Dulu ada kebiasaan memberikan gelar jenderal penuh bagi para purnawirawan yang diangkat menjadi menteri. Hal ini tak dilakukan lagi di era SBY.

“Pak Prabowo sudah setuju kalau menteri pertahanan,” kata petinggi Gerindra tersebut.

Berita Terkait
Komentar
Terkini