Terkini.id, Makassar – Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (JBSI FBS UNM) terus berkomitmen menyerukan pemartabatan bahasa daerah di Sulawesi Selatan.
Kali ini Jurusan Bahasa dan Sastra FBS UNM mengundang Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Prof Endang Aminuddin.
Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung itu jadi narasumber dalam Sedaring Pembelajaran Bahasa Daerah secara daring Rabu, 9 Maret 2022 siang.
Tiga pembicara lainnya yaitu peneliti Bahasa Makassar Dr Brendon Marshall, Prof Dr Kembong Daeng Guru besar bahasa daerah FBS UNM, dan Dr Syamsudduha, dosen JBSI UNM dan dipadu oleh dosen muda Dr Azis Nojeng.
Adapun pesertanya melibatkan ribuan dari mahasiswa, guru, dosen, penggiat dan pemerhati bahasa, serta umum.
Salah seorang pemateri yakni Prof Endang Aminuddin mengungkapkan, faktor yang bisa mengancam kepunahan bahasa daerah.
Menurutnya, salah satunya jika para penuturnya tidak lagi menggunakan dan mewariskan bahasa tersebut kepada generasi berikutnya.
“Bahasa daerah punah jika tidak ada lagi penuturnya,” beber Prof Endang saat menyampaikan materinya.
Prof Endang juga mengulas sejumlah vitalitas bahasa daerah di Indonesia.
Pertama, bahasa daerah aman jika masih dipakai oleh semua anak bangsa dan semua orang dalam etnik itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
