Jutaan Umat Muslim Jemput Habib Rizieq, Mahfud MD Minta Jangan Rusuh

Terkini.id, Jakarta – Jutaan massa diklaim akan menjemput Habib Rizieq Shihab saat tiba dari Arab Saudi. Seperti diketahui, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut dijadwalkan akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta pada 10 November 2020 sekitar pukul 09.00 WIB.

Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat menyampaikan, pihaknya berencana akan menggerakkan massa dalam jumlah masif untuk ke Jakarta dalam rangka menyambut kepulangan pentolan FPI, Habib Rizieq Shihab, pada 10 November mendatang.

Ketua API Jabar Asep Syaripudin mengungkapkan akan memfasilitasi dan mengkonsolidasikan rencana penyambutan kepulangan Imam Besar FPI itu.

Baca Juga: Novel Bamukmin: Habib Rizieq Tak Dibebaskan, Hakim Jaksa Masuk Neraka

Dalam penyambutan itu, pihaknya akan bergerak ke Jakarta bersama 40 ormas Islam di Jawa Barat yang tergabung dalam API.

“Kita lakukan konsolidasi dan bergerakan serempak ke Jakarta, API merupakan aliansi ormas dari 40 ormas umat Islam di Jabar, saya koordinatornya, kita akan memfasilitasi dan mengkonsolidasi semua elemen ormas pergerakan di Jabar, misal dari FPI berapa, LPI berapa dan dari majelis taklim berapa,” kata Asep, Kamis 5 November 2020 seperti dikutip dari detikcom.

Baca Juga: Helmi Felis: Hoax Chat Mesum Habib Rizieq Juga Produk dari...

Dia pun mengklaim target jumlah massa dari Jawa Barat yang akan menjemput Habib Rizieq di Jakarta yakni sekitar jutaan orang.

“Yang jelas 40 ormas dari elemen pergerakan akan mengkonsolidasikan dan juga pesantren, majelis taklim, masjid dengan target kita dapat berkumpul jutaan orang,” ujar Asep.

Menanggapi rencana API tersebut, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Rafani, mempersilahkan massa dari ormas Islam itu menjemput Habib Rizieq.

Baca Juga: Helmi Felis: Hoax Chat Mesum Habib Rizieq Juga Produk dari...

“Ya jadi gimana ya, itu mah kalau pulang ya pulang. Negaranya juga di sini. Jemput ya silakan dijemput baik-baik,” ujar Rafani.

Namun, pihaknya mengingatkan agar massa warga Jawa Barat tersebut tetap menjaga ketertiban umum dan tak membuat gaduh.

“Yang penting jangan sampai menimbulkan kegaduhan gitu, jadi tertib aja jemputnya, gitu aja lah,” kata dia.

Selain itu, Rafani juga mengingatkan agar massa tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

“Iya asal tertib dan perhatikan juga protokol kesehatan, karena soal COVID-19 ini kan masih belum jelas,” ujarnya.

Mahfud MD Minta Jangan Rusuh

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD memperingatkan pengikut Habib Rizieq agar tertib dan tidak membuat kerusuhan saat menyambut kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Mahfud pun menegaskan, jika massa Habib Rizieq sampai membuat kerusuhan, maka pemerintah akan bertindak tegas.

“Kalau sampai membuat kerusuhan berarti bukan pengikutnya Habib Rizieq, pemerintah akan bertindak tegas!” kata Mahfud, Kamis 5 November 2020 seperti dikutip dari Antara.

Mahfud juga berharap kepada massa pengikut Habib Rizieq untuk bisa bisa mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

“Hal ini agar tidak saling me-mudhorot-kan, kalau dalam hukum fiqih itu la dhoro wala dhiror. Jangan saling menyulitkan antara orang, Jadi anda jaga dan orang lain jaga,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, jutaan umat Islam berencana akan menjemput Habib Rizieq Shihab saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta pada 10 November 2020 sekitar pukul 09.00 WIB.

Hal itu disampaikan Ketua Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat, Asep Syaripuddin. Pihaknya berencana akan menggerakkan massa dalam jumlah massif, sekitar jutaan orang dalam rangka menyambut kepulangan Imam Besar FPI tersebut.

Asep mengatakan, akan bergerak ke Jakarta bersama 40 ormas Islam di Jawa Barat yang tergabung dalam API.

“Yang jelas 40 ormas dari elemen pergerakan akan mengkonsolidasikan dan juga pesantren, majelis taklim, masjid dengan target kita dapat berkumpul jutaan orang,” ujar Asep, Kamis 5 November 2020 seperti dikutip dari detikcom.

Bagikan