Terkini.id, Jakarta – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli, memberikan sindiran menohok terhadap Habib Bahar bin Smith dan juga Habib Rizieq Shihab (HRS).
Melalui cuitan di laman Twitter pribadinya, Guntur mengatakan bahwa peran Jenderal Dudung hingga kini sangat bermanfaat.
Ia menyebut jika bukan karena Jenderal Dudung, para pengikut Habib Bahar bin Smith dan Habib Rizieq Shihab tentu masih menyembah baliho.
“Kalau Bukan karena Jenderal Dudung, Pengikut Bahar dan Rizieq Masih ‘Sembah’ Baliho,” cuit Guntur Romli pada Sabtu, 18 Desember 2021.
Cuitan ini diduga merupakan serangan balik terhadap pernyataan Habib Bahar di depan jamaahnya beberapa waktu lalu.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Saat itu, Habib Bahar mengatakan jika bukan karena orang Arab datang ke Indonesia menyebarkan agama Islam, mungkin Jenderal Dudung masih menyembah pohon.
Cuitan Guntur Romli ini mendapat banyak perhatian dari para netizen lain, bahkan berbagai respon membanjiri kolom komentarnya.
“Jendral Dudung merobohkan berhala yg disembah penganutnya,” komentar akun bernama @BilanganGanjil.
“Bwhahhaha.. bener banget,” timpal akun @siregar_elang.
“Kalau bukan karena Allah dan Rasulnya… itu yang pasti,” balas akun @persona6666.
“Pohon sih masih makhluk hidup. Ini baligho, benda mati dan jelas bikinan manusia. Kadrun memang sesat,” tutur akun @IntanKarmila14.
“Sikap bakar semut sungguh melukai hati WNI Pribumi ini berpotensi araphobia seakan mereka WN kelas satu,” cuit akun @Bambang_Budimab.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
