Kabar Terkini dari Afghanistan: Taliban Ingin Syariat Islam hingga Ashraf Ghani Minta Maaf!

Kabar Terkini dari Afghanistan: Taliban Ingin Syariat Islam hingga Ashraf Ghani Minta Maaf!

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Kabul – Kabar terkini dari Afghanistan: Taliban ingin syariat Islam hingga Ashraf Ghani minta maaf! Kendati telah menguasai sepenuhnya wilayah Afghanistan dengan catatan pertempuran masih berlangsung di Lembah Panjhsir terhadap pasukan oposisi, namun sejumlah kabar dari Kabul kemarin masih meramaikan berita-berita internasional, setidaknya hingga pagi ini Kamis 9 September 2021.

Taliban yang menginginkan negara syariat Islam masih menjadi berita populer pagi ini. Begitu pun berita terkait mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani minta maaf masuk dalam berita populer internasional.

Berikut sejumlah kabar yang dilansir dari CNNIndonesia, Kamis 9 September 2021:

Taliban: Pemerintah Baru Afghanistan Terapkan Syariat Islam

Pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada mengatakan pemerintahan baru Afghanistan akan menerapkan syariat Islam.

Baca Juga

Ia memastikan, pejabat negara akan menegakkan itu. Dikutip dari AFP via CNNIndonesia, Taliban telah mengumumkan pemerintahan baru bernama Islamic Emirate of Afghanistan. Beberapa pejabat telah ditunjuk.

“Saya meyakinkan kepada seluruh warga negara, para tokoh pemerintahan akan bekerja keras menerapkan aturan dan syariah Islam di negara ini,” tegas Hibatullah Akhundzada.

Mengenal Islamic Emirate of Afghanistan, Pemerintahan Syariat Islam yang Diterapkan Taliban

Islamic Emirate of Afghanistan sebenarnya bukan nama baru. Saat Taliban berkuasa pada 1996-2001, Taliban juga menggunakan Islamic Emirate of Afghanistan sebagai nama pemerintahan.

Patokan pemerintahan kali ini juga sama, yaitu menjunjung tinggi syariat Islam. Kendati demikian, belum diketahui seketat apa Taliban menerapkan syariat Islam dalam pemerintahannya kali ini.

Saat pertama kali merebut kekuasaan pada 15 Agustus 2021 lalu, Taliban berjanji akan membentuk pemerintahan yang lebih terbuka dan moderat. Mereka juga berjanji memberikan hak-hak dasar bagi wanita, tidak sama seperti saat mereka berkuasa dulu pada periode 1996-2001.

Minta Maaf, Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Beri Alasan Kabur ke Luar Negeri

Mantan Presiden Afghanistan yang digulingkan, Ashraf Ghani kembali angkat suara sehari setelah Taliban mengumumkan pemerintahan sementara di negara itu.

Melalui surat terbuka yang diunggah di akun Twitternya, Ashraf Ghani meminta maaf kepada masyarakat Afghanistan lantaran pemerintahannya berakhir sama seperti pendahulunya yang juga digulingkan Taliban.

“Saya berutang penjelasan terhadap warga Afghanistan karena meninggalkan Kabul terburu-buru pada 15 Agustus 2021 lalu, setelah Taliban secara tidak diduga memasuki kota (Kabul),” beber Ashraf Ghani pada Rabu 8 September 2021.

“Dengan penyesalan yang amat besar dan mendalam, periode (kepemimpinan) saya harus berakhir sama dengan tragedi yang dialami para pendahulu saya. Saya meminta maaf kepada warga Afghanistan karena tidak bisa membawa akhir yang berbeda,” imbuh Ashraf Ghani.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210909073100-113-691748/taliban-ingin-syariat-islam-hingga-ashraf-ghani-minta-maaf

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.