Terkini.id, Jeneponto – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan diduga bermain-main dengan seleksi calon Kepala Madrasah Negeri Kabupaten Jeneponto yang dilaksanakan pada pada bulan November 2022 yang lalu.
Pasalnya hingga, Kamis, 9 November 2023 Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan belum melantik Kepala Madrasah terpilih. Hal itulah yang menimbulkan dugaan bagi orang tua siswa yang tergabung dalam Komite MAN Jeneponto.
Hal itu disoroti oleh sejumlah orang tua siswa, yang bertanya-tanya ada apa dengan dengan Kanwil Kemenag Sulsel yang hingga sekarang tidak melantik Kepala Madrasah defenitif di MAN Jeneponto.
“Saat itu siswa dan guru mengantar 5 orang guru mendaftar calon Kepala MAN Jeneponto, kalau saya tidak salah 5 orang guru itu mendaftar sekitar tanggal 14 November 2022, dan saya denganr ada juga guru di salah satu Madrasah yang mendaftar, tapi anehnya sudah lebih satu tahun ini belum ada pelantikan Kepala Madrasah defenitif di MAN Jeneponto, ada apa dengan Kanwil Kemenag Sulsel dan Kemenag Jeneponto,” Ungkap salah seorang orang tua siswa MAN Jeneponto yang enggan disebut namanya kepada Terkini.id, Kamis, 9 November 2023.
Ia pun berharap Kanwil Kemenag Sulsel agar secepatnya melantik Kamad Defenitif di MAN Jeneponto.
“Kita sangat berharap Kamad defenitif MAN Jeneponto segera dilantik, karena sudah satu tahun lebih selesai seleksi, jika hal itu tidak dilakukan kami akan konsolidasi dengan para orang tua siswa untuk melakukan pergerakan,” Tegasnya.
Ketua Komite MAN Jeneponto Syamsul Bahri saat dikonfirmasi Terkini.id, mengaku dirinya bersama pengurus lainnya sudah beberapa kali menyampaikan hal tersebut kepada Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan.
“Komite MAN Jeneponto sudah beberapa bulan yang lalu sudah menyampaikan hal tersebut Kepada Kakanwil Kemenag Sulsel di kantornya, dan bahkan beberapa kita sampaikan kepada pihak Kanwil Kemenag ketika berkunjung di Jeneponto,” Kata Syamsul Bahri.
Bahkan menurutnya, setiap mempertanyakan kapan Kamar defenitif di MAN Jeneponto dilantik, pihak Kanwil Kemenag Sulsel hanya berjanji untuk secepatnya dilantik.
“Setiap kami mempertanyakan itu kita selalu dijanjikan secepatnya akan dilantik, tapi sampai sekarang janji Kanwil Kemenag Sulsel belum ditunaikan, kami juga kurang tahu apa kendalanya,” Jelas Syamsul Bahri.
Anehnya, sesuai informasi yang dihimpun terkini.id, undangan pelantikan Kamad defenitif di MAN Jeneponto sudah pernah beredar, namun tiba-tiba dibatalkan.
“Sudah pernah beredar undangan pelantikan, tapi dibatalkan, kita juga kurang tahu kenapa dibatalkan,” Ungkap salah seorang guru MAN Jeneponto yang enggan disebut namanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
