Terkini.id, Makassar — Pergeseran suatu pejabat adalah lumrah, apalagi rotasi penyegaran di tubuh institusi Polri wajib dilakukan untuk pengembangan karir yang bersangkutan.
Tapi apa yang terjadi jika pejabat yang dipindah tugaskan itu sudah mengakar baik berkomunikasi maupun hubungan silahturahmi dengan masyarakat tempatnya bertugas semula.
Seperti Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe yang per Senin 3 Agustus 2020 resmi menerima surat telegram.
Dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2247/VIII/KEP./2020 tertanggal 3 Agustus 2020 yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan, Irjen Pol Mas Guntur Laupe dimutasi dari jabatan Kapolda Sulsel ( Sulawesi Selatan ) menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk I Sespim Lemdiklat Polri.
Namun dengan dimutasinya Lulusan Akpol 1986 kelahiran Parepare itu meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat tentunya, terkhusus bagi kalangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar.
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Laba Tumbuh 32 Persen, PT Vale Lanjutkan Transformasi sebagai Perusahaan Mineral Berkelanjutan
- Komisi IX DPR RI Himpun Masukan RUU Ketenagakerjaan di Sulteng, BPJS Tekankan Perlindungan Pekerja
Humas IDI Kota Makassar, Dr Wachyudi Muchsin SH mengaku sedih.
“Sedih. Itu yang sedang saya rasakan sejak semalam dapat info mutasi jabatan Kapolda Sulsel, sosok Jenderal sombere , ramah, lugas dan tegas,”ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa karena tugas negara harus dimutasi ke Jakarta tentu dunia Kedokteran Makassar dan Sulsel mengucapkan terima kasih banyak Irjen Pol Mas Guntur Laupe sejak awal Covid-19 selalu mensupport IDI Makassar.
“Kami kehilangan sosok Kapolda yang kapan saja bisa dihubungi tanpa sekat , hanya doa dipanjatkan semoga Jenderal di tempat tugas yang baru selalu dilimpahkan kesehatan dan keberkahan bersama keluarga,” doa Yudi.
Ia juga menyebutkan, tercatat dalam sejarah kedokteran di tengah Covid-19 ada sosok Jenderal yang sangat peduli terhadap dokter dan nakes.
Sosok itu yakni Irjen Pol Drs Mas Guntur Laupe SH MH, setahun bertugas di Sulsel sebagai Kapolda berhasil menciptakan keamanan dan kenyamanan warga Makassar dan Sulsel.
“Pikiran subjektif saya harusnya tetap di pertahankan sampai Pilkada selesai tapi sudah tugas negara harus selalu siap,”bebernya.
“Orang baik akan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
