Terkini.id – Seorang wanita asal Kanada, Jess mengaku menjadi mualaf setelah satu per satu keluarganya menjadi mualaf. Ia mengatakan jika dirinya luluh dan minta diajari Islam.
“Saya akhirnya luluh dan mulai menangis. Ajari saya (Islam) lebih banyak,” kata dia, mengutip Sindonews, Sabtu, 6 November 2021.
Awalnya, ia menceritakan jika sering mengejek salat yang dilakukan umat muslim. Dulu, dirinya beragama kristen cukup taat. Setiap Jumat dan Sabtu, ia selalu pergi ke gereja dan tergabung dalam kelompok remaja keagamaan.
Lingkungan di sekitarnya seperti keluarga, tetangga Jess pun sangat berpengaruh terhadap kehidupannya. Bahkan, tetangganya sering menjemputnya untuk beribadah bersama.
Kemudian, saat Jess memasuki kelas 8, saudara laki-lakinya, James memutuskan masuk islam. Jess dan keluarganya sering memanggil saudaranya itu dengan sebutan Abdullah.
- Kini Jadi Mualaf, Aktor Film Laga Ini Mengaku Mulai Tertarik Pelajari Islam Karena Melihat Orang Wudhu
- Beragama Kristen tapi Sekolah di Yayasan Islam Sejak Kecil, Wanita Ini Akhirnya Mualaf Usai Lulus: Allah Kekasihku
- Iseng Membaca Alquran, Profesor Matematika di Inggris Jadi Mualaf
- Kisah Lauren, Wanita Mualaf: Dijauhi Teman dan Guru di Sekolah Hingga Dirayu Uang Rp1 Miliar
- Ajak Suami Murtad Saat Menikah, Wanita Ini Kini Justru Masuk Islam: Saya Merasa Lebih Dekat dengan Tuhan
“Saya ingat ketika melihatnya sholat, kami sering mengejeknya dengan berkata ‘pergi dan sholatlah dengan karpet (sajadah) ajaib’,” kata Jess dikutip dari kanal YouTube Ayatuna Ambassador.
Dibalik itu semua, kehidupan Jess sangat sulit. Pasalnya, saat masih muda, ia harus terpisah dengan James yang merupakan saudara satu-satunya. Masing-masing diasuh oleh orang tua angkat yang berbeda.
Orang tua angkat Jess kala itu berbeda keyakinan, dan Jess memutuskan untuk tidak ikut ke tempat ibadah orang tua angkatnya itu. “Saya hilang kontak dengan Tuhan. Tapi masih tetap merasa takut kepada Tuhan,” jelas Jess.
Di sisi lain, James masih tetap menjadi seorang muslim. Jess tidak mengetahui tentang islam, namun ia tetap menerima kehadiran James yang merupakan saudaranya. Jess menyebut, beberapa tahun kemudian keluarganya satu persatu menjadi mualaf.
Jess pun menerima kehadiran keluarganya yang kini beragama islam. Suatu hari saat Jess hidup mandiri dan terpisah dari keluarga angkatnya, Ia mengaku setelah itu kehilangan arah, karena tidak tahu harus bagaimana.
Dari situlah, hati Jess kemudian luluh dan memutuskan untuk menjadi mualaf.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
