Terkini.id, Gowa – Untuk mengantisipasi pengaruh paham radikalisme dan terorisme khususnya bahaya ISIS ditengah masyarakat, Kasubag Humas Polres Gowa AKP. M.Tambunan memberikan edukasi.
Salah satu komunitas yang ditemui pagi tadi Selasa (28/07/2020) pukul… diantaranya pengemudi Grab yang beroperasi di Kab Gowa.
Dalam kesempatan tersebut Kasubbag Humas melakukan upaya tindakan preventif kontraterorisme atau stratregi untuk menetralisir paham-paham yang dianggap radikal dan membahayakan dengan cara melakukan pendekatan kepada lapisan masyarakat.
Mengawali penyuluhan Kasubbag Humas mengangkat nilai nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia mengatakan dengan lima sila yang tertuang dalam Pancasila bila diikuti dan dijabarkan dengan benar maka kita sebagai warga negara akan selalu damai tanpa ada perselisihan. itulah kunci agar tindakan radikalisme yang sifatnya kekerasan (negatif) tidak kembali terjadi di Indonesia
- Turnamen Sepakbola DPRD Cup 1 2026 Resmi Dibuka, 20 Kesebelasan Siap Berlaga
- Guru Inspiratif Astra Honda 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
- Jangan Asal Cuci, Ini Cara Tepat Merawat Motor dengan Cat Doff agar Tetap Matte
- Daftar Lengkap Juara HMC 2026 Region Makassar, Ada Vario hingga Tiger
- Menteri Maman Abdurrahman ke Unismuh Makassar, Bahas UMKM dan Kewirausahaan Mahasiswa
Saya menghimbau kepada saudara saudara saya untuk tetap selalu waspada dan tidak terpengaruh dengan paham radikal (negatif) yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara, ungkap Kasubbag Humas AKP. M. Tambunan.
Paham radikalisme itu dapat kita temui diberbagai media sosial dan untuk itu saya menghimbau kepada kita semua jangan mudah terpengaruh dengan ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan paham paham tersebut.
Salah satu ajakan di medsos pada umumnya adalah dengan cara memosting hal hal yang sifatnya mempengaruhi diri kita agar mengikuti kehendak kelompok tersebut dan seakan akan apa yang disampaikannya adalah benar.
Ini yang perlu kita waspadai dan yakinlah, dinegara manapun paham ini tegas ditolak oleh masyarakat dunia internasional.
Tugas kita saat ini adalah bekerja, berdoa dan mengucap syukur atas berkah yang selama ini telah diberikan Allah kepada kita. Ingat satu kali kita melangkah di jalan yang salah maka keluarga kita akan ikut mendapat dampaknya, tutup AKP. M.Tambunan
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
