Kasus Semakin Bertambah, Kadinkes Jeneponto Sebut 3M dan 3T Perpaduan Putus Penularan Covid-19

Kasus Semakin Bertambah, Kadinkes Jeneponto Sebut 3M dan 3T Perpaduan Putus Penularan Covid-19

FD
Syarief
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Jeneponto – Kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus bertambah di Kabupaten Jeneponto. Kasus baru pertanggal 17 Desember 2020, bertambah 23 kasus hingga jumlah total kasus Covid-19 di Kabupaten Jeneponto saat ini mencapai 714 kasus.

Hal itu diungkapkan juru bicara Satgas Covid-19 Jeneponto, Suryanigrat yang juga Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto, Kamis, 17 Desember 2020.

“Update penanganan Covid-19 di Jeneponto pertanggal 17 Desember 2020 total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 714 kasus, sembuh 573, meninggal 8 orang dan jumlah kasus Covid-19 yang aktif sebanyak 133 orang,” kata Suryanigrat.

133 kasus Covid-19, kata Suryanigrat, sementara dalam penanganan.

“133 kasus aktif itu, 114 isolasi mandiri, 5 orang wisata Covid-19 dan 14 di rawat,” ungkap Suryanigrat.

Baca Juga

Dengan bertambahnya kasus positif Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan, Syusanty A Mansyur menekankan perlunya tetap memperketat penerapan protokol kesehatan.

“Semua pihak perlu waspada dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan membudayakan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) dan kita menerapkan Penerapan praktik Tracing, Testing, Treatment (3T),” ungkap Syusanty A Mansyur.

Syusanty mengungkapkan, penerapan praktik 3T sama pentingnya dengan penerapan perilaku 3M.

“Kedua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, penerapan praktik 3T terus kita tingkatkan dan terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syusanty kepada terkini.id saat ditemui di ruang kerjanya mengemukakan, salah satu faktor yang menghambat kampanye 3T adalah ketakutan masyarakat.

“Jadi tentunya kita sangat mengharapkan agar masyarakat tidak takut untuk testing, semoga masyarakat dapat mendukung upaya pengendalian penularan Covid-19 di Kabupaten Jeneponto, kita akan terus mengedukasi masyarakat agar stigma negatif di mata publik bisa menghilang,” harapnya.

Syusanty yakin beberapa strategi yang dilaksanakan pemerintah untuk memperkuat upaya perubahan perilaku di masyarakat dengan kampanye 3M dan 3T dengan melakukan deteksi awal penyebaran Covid-19 dengan testing dan tracing yang tepat sasaran dan penguatan manajemen treatment akan lebih cepat memutus penyebaran Covid-19.

“Jadi dengan 3M dan 3T yang sama pentingnya dan satu kesatuan, kita berupaya memutus mata rantai penularan Covid-19, dengan membudayakan penerapan protokol kesehatan berarti kita melindungi diri dan melindungi sesama,” tutup Syusanty.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.