“Menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya melalui peragaan busana ini adalah kehormatan, orang lebih menyukai berperan penting di dalamnya menggunakannya karena ini adalah aset Sulawesi Barat yang notabenennya agar bisa bersaing di dunia Fashion,” tambahnya.
Model tersebut melihat dirinya sebagai perwakilan dari keindahan dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tenun sutra Mandar, membuka mata masyarakat luas terhadap warisan yang begitu berharga.
Dari sudut pandang pengrajin tenun sutra Mandar, proses pelestarian warisan budaya adalah tugas suci. Mereka tidak hanya melihat tenun sutra Mandar sebagai sebuah kain, tetapi sebagai pewaris budaya yang memiliki makna mendalam.
“Tenun sutra Mandar adalah identitas kami, dan kita merasa bertanggung jawab untuk menjaganya,” kata seorang pengrajin.
Menghadapi tantangan dalam menghadirkan produk yang tetap mencerminkan nilai tradisional sambil menyesuaikan diri dengan tren modern, pengrajin bekerja sama dengan desainer seperti Awhy untuk menciptakan pakaian modern yang memadukan keunikan tradisional dan estetika kontemporer.
Citizen Report : Antik Puspita Sari
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
