Kejadian Ikutan Usai Vaksinasi Covid-19 di Makassar, Dinkes: Hanya Gejala Ringan

Kejadian Ikutan Usai Vaksinasi Covid-19 di Makassar, Dinkes: Hanya Gejala Ringan

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin mengatakan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) selama proses vaksinasi Covid-19 hanya sebagian kecil. Itupun dengan gejala yang ringan seperti mual, demam, dan pegal-pegal.

“Ada beberapa laporan kejadian ikutan pasca-vaksinasi, tapi itu gejala ringan,” kata Ida, sapaannya, Selasa, 11 Januari 2022.

KIPI merupakan reaksi atau efek samping yang dialami beberapa orang usai menjalani vaksinasi.

Untuk mengantisipasi adanya gejala berat, Ida mengatakan pihaknya telah melakukan skrining vaksinasi Covid-19 secara ketat, berdasarkan format edaran dari Kementerian Kesehatan. 

Dalam format tersebut, berisi sejumlah poin-poin yang harus ditanyakan kepada penerima vaksin.

Sebanyak enam orang tenaga kesehatan disiapkan untuk melakukan skrining ketat sehingga akibat fatal yang ditimbulkan dari vaksinasi bisa ditekan seminimal mungkin.

“Kami maksimalkan dari skriningnya, apakah dia layak divaksin atau tidak. Terkait dengan format yang ada, kami semua seragam untuk kabupaten kota,” kata Ida.

Selain itu, sejak awal tim investigasi telah dibentuk untuk memastikan efek murni vaksinasi atau ada penyakit lain yang ikut memperberat kondisi.

Ahli Epidemiologi Universitas Hasanuddin, Ansariadi berujar, standar operasional prosedur (SOP) untuk melakukan vaksinasi sudah tersedia. Mulai dari perangkat alat skrining, hingga kelayakan petugas untuk melayani vaksinasi.

“Jadi itu saja yang diperketat. Apalagi nakes juga sudah di training soal ini sehingga sangat hati-hati apakah ada efek samping setelah maupun sebelum vaksinasi,” ungkap Ansariadi.

Jika terjadi sesuatu dan dicurigai, Ansariadi mengatakan pihak terkait seperti Komini Nasional (Komnas) KIPI dan Dinas Kesehatan setempat perlu melakukan penelusuran dan pengecekan khusus.

“Harus dokter atau pun perawat yang terlatih khusus. Seperti pengecekan tekanan darah, dan tanda-tanda vital pasca vaksinasi. Jadi SOP-nya saja yang diperketat,” jelasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.