Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin menilai penyebaran Omicron sangat cepat. Namun, gejalanya ringan dan proses penyembuhannya terbilang cepat.
Ia pun meminta masyarakat tak terpaku pada peningkatan kasus dan tetap menjaga imunitas tubuh.
“Intinya bagaimana kita menjaga BOR di RS, bagaimana tidak ada yang meninggal, itu yang kita jaga,” kata Ida, sapaannya, Jumat, 11 Februari 2022.
Dari 332 kasus Covid-19, Ida mengatakan rata-rata pada kategori ringan ke sedang. Ia mengatakan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan pasien di RS.
Di lain sisi, Ida menyebut pihaknya terus memaksimalkan dosis lengkap vaksinasi. Ia memaparkan bahwa vaksinasi mampu mencegah rasa sakit, dan potensi kematian.
- Respons Kilat! Dinkes Makassar Tindaklanjuti Aduan Warga Lewat LONTARA+
- Makassar Dinobatkan Kota KTR Terbaik, Tapi Perjuangan Belum Usai
- Rayakan Kemerdekaan, Hyundai Gowa Sediakan Puluhan Unit Ambulance Untuk Dinkes Kota Makassar
- Lawan Polio, Makassar Targetkan Imunisasi 184.000 Anak
- 2,535 Warga Makassar Terlayani Home Care Dottoro'ta di Semester Pertama 2024
Ia pun meminta masyarakat taat protokol kesehatan saat beraktivitas. Bagi yang tak memiliki kepentingan mendesak sebaiknya tinggal di rumah.
Sosialisasi dan edukasi ihwal protokol kesehatan, kata Ida, tetap digencarkan. Hal itu untuk menekan penularan Covid-19 di masyarakat.
“Kami tak hentinya menyerukan kepada semua Kepala Puskesmas untuk edukasi dan sosialisasi ke masyarakat untuk prokes dijaga, jangan takut, dan tak usah keluar rumah kalau tidak penting. Penyebarannya cepat walaupun ringan, tetap waspada,” paparnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
