Terkini.id, Jakarta – Penyidik Kejaksaan Agung dalam menangani masalah mafia minyak goreng telah memanggil mantan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi untuk memberikan kesaksiannya.
Anggota Komisi VII DPR sekaligus wakil ketua fraksi PKS, Mulyanto, mengatakan bahwa dia yakin Muhammad Lutfi akan membongkar skandal ini.
Menurutnya, dengan kehadiran eks Mendag iu untuk memberikan kesaksiannya, publik akan mempercayai bahwa selama ini memang benar ada mafia minyak goreng.
“Pak Lutfi mantan Mendag in ikan whistle blower dalam kasus mafia migor yang tengah ditangani Kejagung. Karena beliau, publik yang tidak yakin akan adanya mafia migor ini menjadi sadar, akan guritanya”, kata Mulyanto, dikutip dari laman Merdeka.com, Rabu 22 Juni 2022.
Dia berkeyakinan bahwa esk Mendag akan memudahkan penyidikan terkait masalah mafia minyak goreng yang selama ini menjadi polemik ditengah masyarakat selama berbulan-bulan.
Selain itu, dia mengharapkan keterangan dari Muhammad Lutfi dapat menjadi titik terang untuk memberantas semua mafia minyak goreng, sehingga perekonomian kembali normal seperti semula.
“Jadi saya yakin dan percaya Pak Lutfi akan membongkar semua skandal migor ini dihadapan penyidik. Kita harus angkat topi kepada beliau”, sambungnya.
Sementara, pimpinan Komisi III DPR, Adies Kadir mengungkapkan hal senada. Dia menyebit bahwa keterangan dari Lutfi saat ini sangat dibutuhkan oleh tim Kejagung.
Dia berkeyakinan bahwa Kejagung tidak akan sembarangan memanggil orang-orang tertentu. Dengan begitu, dia berharap pemanggilan Lutfi dalam perkara ini, dapat membongkar permasalahan minyak goreng.
“Berikan penjelasan secara rincu agar kasus ini dapat terungkap siapa-siapa saja yang terlibat”, kata Adies Kadir.
Disekempatan berbeda, Guru Besar Universitas Borobudur, Faisal Santiago, meyakini bahwa mantan Mendag itu akan memberikan keterangannya secara komorehensif, apa adanya, terkait dugaan korupsi minyak goreng dan pemberian fasilitas izin impor minyak goreng.
Menurutnya, Lutfi harus membuka apa yang terjadi sesungguhnya dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas impor minyak goreng supaya bisa terungkap siapa dalang di belakang dari ini semua.
“Harusnya seperti itu (buka-bukaan) biar kelihatan juga siapa dibelakangnya”, kata Faisal Santiago.
Sebagai informasi, mantan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung. Dia hadir untuk memberikan kesaksian dalam kasus dugaan pemberian izin ekspor crude palm oil (CPU) atau minyak goreng dan turunannya periode Januari 2021 sampai Maret 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
