Kekurangan Narapidana, Negara Ini Harus Impor Penjahat dari Luar Negeri

Penjahat
Penjara kosong gegara kekurangan penjahat. (Foto: Hipwee)

Terkini.id, – Jika di Indonesia banyak penjara yang terlalu banyak penghuninya, di Belanda lain lagi. Penjara yang ada di Belanda malah kosong melompong.

Lantaran tak memiliki penghuni, Belanda sudah menutup 28 penjaranya sejak tahun 2013 lalu sebagaimana dilaporkan Kompas. Tren ditutupnya penjara di Belanda sudah mulai terlihat sejak angka kejahatan menurun sejak 2004.

Masalah kosongnya penjara ini, meski di satu sisi terlihat bagus karena berarti minimnya krinimalitas, tetapi di sisi lain buruk karena banyak orang yang bekerja di berbagai penjara ini.

Alhasil pada September tahun lalu, Belanda ‘mengimpor’ 240 penjahat dari Norwegia hanya untuk mengisi penjara-penjaranya yang kosong.

Meski demikian, menurut laporan harian The Telegraaf, Menteri Kehakiman Belanda Ard van der Steur mengatakan kepada parlemen bahwa biaya operasional penjara-penjara kosong itu terlalu mahal bagi negeri sekecil Belanda.

Beberapa faktor bisa dirunut sebagai penyebab minimnya angka kejahatan di Belanda, misalnya melonggarkan hukum terkait penggunaan narkoba yang fokus ke rehabilitasi dan gelang pergelangan kaki untuk mengawasi para terpidana sehingga mereka bisa berbaur di masyarakat.

Sebuah studi yang dirilis pada 2008 menemukan bahwa gelang pengawas yang dipasang di pergelangan kaki ini menurunkan potensi seseorang menjadi residivis hingga setengahnya dibanding sistem hukuman tradisional.

Para terpidana di Belanda tak dibiarkan menghabiskan waktu di penjara sambil menghabiskan biaya negara, mereka malah diberi kesempatan untuk memberi kontribusi bagi masyarakat.

Langkah-langkah ini ternyata secara memuaskan sanggup menurunkan jumlah narapidana di negeri kecil tersebut. Belanda saat ini memiliki penduduk 17 juta, dan hanya 11.600 orang yang menjadi narapidana. Itu artinya hanya 69 untuk setiap 100.000 orang.

Jika dibandingkan dengan Amerika Serikat yang sebanyak 716 dari 100.000 orang warganya mendekam di dalam penjara. Angka itu juga merupakan yang tertinggi di dunia.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Jeneponto

Jeneponto Smart Branding Juara I GAFI 2019

Terkini.id,Jeneponto - Kabupaten Jeneponto berhasil meraih juara 1 kategori karya inovasi daerah lainnya sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dengan judul Jeneponto