Kelebihan Berat Badan, Sejumlah ‘Polisi Gendut’ di Makassar Dilatih Fisik

Terkini.id, Makassar – Urusan Kesehatan (Urkes) Polrestabes Makassar melaksanakan pemeriksaan tinggi dan berat badan terhadap personel Polrestabes Makassar yang mengalami over weight atau kelebihan berat badan.

Pengukuran tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan program Indeks Massa Tubuh (IMT).

IMT sendiri merupakan program Polri yang berisi program fisik maupun psikis untuk menurunkan berat badan.

Pengukuran tersebut dilakukan di klinik Urkes Polrestabes Makassar, Selasa 29 Oktober 2019.

Kaur Urkes Polrestabes Makassar AKP Sulkarnain, SKM,M.Adm.SDA mengungkapkan kegiatan ini sudah mejadi program SDM Polri untuk peningkatan dan pengendalian berat badan personil Polri.

Hal itu dalam rangka mendapatkan tubuh yang ideal untuk medukung tugas sehari-hari.

“Melihat eskalasi tugas Polri khususnya Polrestabes Makassar cukup besar, makanya diharapkan adanya tubuh yang sehat untuk memberikan pelayan prima kepada masyarakat,” ujar AKP Zulkarnain.

Setelah melakukan pemeriksaan dan penimbangan terhadap personil yang mengalami over weight secara otomatis sudah menjadi tugas pembinaan SDM Polri untuk melakukan beberapa program.

“Seperti program diet atau program diet dan untuk SDM adalah program jasmani,” pungkas dia, melalui keterangan resmi Polrestabes.

Komentar

Rekomendasi

Jalani Fit and Proper Test di Gerindra, Deng Ical: Kami Satu Visi Misi

Nurdin Halid Pastikan Rekomendasi Golkar Untuk Pilwali Makassar Keluar 7 Maret 2020

Mahasiswa Pascasarjana Unhas Ini Terpilih Sebagai Ketua Umum PP LIDMI

Banjir Hadiah Mewah, IKA Teknik UH Siap Gelar Turnamen Golf Rektor Unhas Cup I

Hari Ketiga Tes CPNS Pemkot Makassar, Tertinggi 460 Poin

Pemkot Godok Perwali: Izin Usaha Harus Ada Rekomendasi PD Parkir

Waduh Pemadam Kebakaran jadi Korban Prank

PDIP Tegaskan Harga Mati Usung Kader di Pilwali Makassar 2020

Munafri Arifuddin Akan Gandeng Ipar Gubernur Untuk Pilwali Makassar 2020

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar