Kemenag Kabupaten Takalar Deklarasikan Madrasah Ramah Anak

Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan melakukan deklarasi Madrasah Ramah Anak (MRA) di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Senin 28 Oktober 2019

Terkini.id, Makassar – Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan melakukan deklarasi Madrasah Ramah Anak (MRA) di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Senin 28 Oktober 2019.

Kegiatan ini mengambil tema “KAGUMI INDONESIA (Keluarga Anak dan Guru Moderat Inspiratif dan Santun untuk Indonesia).

Kegiatan ini merupakan deklarasi pertama Madrasah Ramah Anak dalam lingkup kerja Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Anwar Abubakar dalam sambutannya mengemukakan, dalam momentum yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sebagai pendidik dan pemerintah harus  berkomitmen menjadi pendidik yang mewariskan nilai-nilai kepahlawanan.

“Kepada peserta didik,”  harapnya.

Menarik untuk Anda:

madrasah ramah anak

Kepala Kemenag Kabupaten Takalar, Junaidi Mattu, dalam sambutannya mengatakan, deklarasi ini bertujuan untuk menjadikan madrasah sebagai tempat yang menyejukkan bagi peserta didik di seluruh lingkup Kemenag Takalar.

“Selanjutnya seluruh madrasah berkomitmen untuk melaksanakan madrasah ramah anak,” katanya.

Dia berharap pemerintah, LSM, pegiat sosial, Kepala Madrasah, dan guru mendukung. “Termasuk orang tua dan peserta didik,”

Wakil Bupati Takalar, Ahmad Se’re dalam sambutannya mengemukakan, pemerintah Kabupaten Takalar mengapresiasi langkah yang diambil Kemenag Takalar untuk menginisiasi Madrasah Ramah Anak. “Kemenag pertama yang melaksanakannya di Sulawesi Selatan,” kata Se’re.

Kegiatan deklarasi ini semarak dihadiri oleh semua tingkatan mulai dari RA, MI, MTs dan MA. Dengan jumlah total peserta didik, guru dan orang tua peserta didik sebanyak 2.664 orang.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Beredar Foto Belasan Pemuda NU Disebut Salat Berjamaah di Gereja, Ini Faktanya

Wisudawati Andi Musdalifah yang Meninggal dan Digantikan Ayahnya Ingin Jadi Dosen UIN Alauddin

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar