Terkini, Lutim – Polres Luwu Timur tengah menyelidiki dugaan gangguan terhadap aktivitas investasi yang disertai aksi provokasi di wilayah investasi perusahaan pertambangan di Kabupaten Luwu Timur.
Kasat Reskrim Polres Lutim, AKP Jody Dharma, mengatakan bahwa proses hukum saat ini masih berada pada tahap penyelidikan awal.
Pihak kepolisian, kata dia, fokus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengurai peristiwa yang dilaporkan.
“Perkara ini masih dalam tahap lidik. Kami sementara melakukan klarifikasi terhadap para saksi,” ujar Jody Dharma kepada terkini.id, Jumat 18 April 2026.
Meski demikian, ia belum merinci siapa saja pihak yang telah dimintai keterangan. Kepolisian juga memastikan bahwa hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka maupun dilakukan penahanan.
Dugaan Intimidasi dan Provokasi Ganggu Aktivitas Investasi
- Kelolaan Emas BSI Regional Makassar Tembus 163 Kilogram, Berat Transformasi Digital Bulion Bank
- Beasiswa Kalla 2026 Resmi Dibuka, Dukung Generasi Muda Indonesia dan Berdaya
- Dian Ayu Pratiwi Satria, Hadir di Tengah Warga Kalimporo, Reses Jadi Jembatan Aspirasi Nyata
- Lion Group Hadirkan Promo Cashback hingga Umrah lewat Event BookCabin Travel Fair
- Lewat Inovasi Digital, BNI Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Ekspor
Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan tersebut berasal dari salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di kawasan Luwu Timur.
Perusahaan tersebut melakukan perluasan aktivitas pertambangan di Kawasan Seba-seba, dan telah mengantongi izin Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH). Namun, sering mendapat gangguan serta intimidasi kelompok kelompok tertentu.
Dalam beberapa kasus serupa di sektor pertambangan dan industri ekstraktif, praktik intimidasi kerap muncul dalam bentuk tekanan, penghadangan alat berat, penghentian aktivitas operasi hingga memprovokasi massa.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
