Terkini.id, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan anggaran untuk program bantuan bagi anak yatim piatu sebanyak Rp3,2 Triliun dalam jangka 4 bulan ke depan.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat pada Rabu, 25 Agustus 2021.
Bantuan untuk anak yatim piatu berupa uang tunai Rp200 ribu-Rp300 ribu per bulan berdasarkan skema yang diusulkan pihak Kemensos.
“Skemanya, sementara ini diusulkan Rp300 ribu per bulan untuk anak yang belum sekolah, dan Rp200 ribu per bulan untuk anak yang sudah sekolah,” kata Harry yang dikutip Terkini.id dari CNN Indonesia.
Kemensos mencatat terdapat 4.230.622 anak di bawah usia 18 tahun yang akan memperoleh bantuan sosial. Jumlah tersebut diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Sentra Wirajaya Makassar Sasar Puluhan Penyandang Disabilitas di Toraja Utara
- Wali Kota Makassar Temui Kemensos, Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau
- Buka Akses Pendidikan Anak Keluarga Miskin, Sekolah Rakyat di Makassar Beroperasi 14 Juli
- Kuatkan Soliditas, Cara Satker Kemensos RI Se Sulawesi Selatan Kuatkan Solidaritas Kompetisi Olahraga
- Lengkap! Berikut Tiga Poin Penting Pemenuhan Hak Disabilitas yang Dirumuskan di AHLF 2023
Harry mengatakan bahwa jumlah total penerima bansos tidak menutup kemungkinan akan bertambah, mengingat Covid-19 yang masih terus melanda.
“Itu data yang sudah padan dengan dukcapil, bahwa nanti dalam praktiknya mungkin saja ada tambahan, nanti akan dilakukan verifikasi dan validasi,” terang Harry.
Lebih lanjut Harry menjelaskan bahwa pihaknya bantuan tersebut tidak hanya akan diberikan kepada anak yatim piatu yang terdampak Covid-19, melainkan juga kepada anak yatim dan anak piatu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
