Terkini.id, Jakarta – Tengku Zulkarnain menanggapi berita bahwa kepolisian akan mengutamakan media dalam kasus-kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.
Tengku Zulkarnain mengungkit kasus Abu Janda dan juga Ustaz Maaher yang sama-sama tersandung UU ITE.
Tengku Zulkarnain menyatakan kewaspadaannya bahwa jangan sampai kebijakan terbaru kepolisian untuk mengutamakan media hanya ditujukan untuk menyelamatkan Abu Janda.
“Asal jangan hanya untuk selamatkan Abu Janda dkk, pak,” tulis Tengku Zulkarnain melalui akun twitter-nya, @ustadtengkuzul pada Rabu, 17 Februari 2021.
Ia lalu menyindir bahwa jika kebijakan tersebut diberlakukan sejak dulu, maka tidak akan ada korban lain seperti ustaz Maaher at-Thuwailibi.
- Dugaan Pemalsuan KK untuk Ambil BLT Kesra Meluas ke Sejumlah Desa di Tamalatea Jeneponto
- Wujudkan Generasi Sehat, Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 130 Anak
- Dirgahayu Yonif 726 Tamalatea, Kapolres Jeneponto Tegaskan Sinergitas TNI Polri Tak Pernah Layu
- Bukan Tentang Trofi, Tapi Harapan, Kisah Megah Cape Verde di Piala Dunia 2026
- YBM PLN UID Sulselrabar Resmikan Griya Singgah Pasien Makassar, Ada Hunian Gratis bagi Pasien Dhuafa dan Keluarganya
“Kalau dari kemarin begitu, mungkin ustaz Maaher at-Thuwailibi tidak wafat di tahanan Bareskrim, pak,” tambah Tengku Zulkarnain.
Untuk diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan jajaran kepolisian untuk mengedepankan upaya mediasi dalam menangani kasus pelanggaran UU ITE, terutama kasus yang tidak berpotensi menimbulkan konflik horizontal.
“Bila perlu, kalau memang tidak berpotensi menimbulkan konflik horizontal, enggak perlu ditahan, proses mediasi,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2021 di Jakarta pada Selasa, 16 Februari 2021, dilansir dari JPNN.com.
Jenderal Listyo Sigit menyebutkan beberapa contoh dugaan pelanggaran UU ITE yang tidak berpotensi menimbulkan konflik horizontal seperti kasus pencemaran nama baik.
“Yang sifatnya pencemaran nama baik, lalu hal yang masih bisa diberikan edukasi, laksanakan edukasi dengan baik,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
