Terkini.id, Makassar – Dinas Perhubungan Sulsel bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP kembali melakukan razia dan penertiban Pak Ogah di sejumlah jalan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulsel, Abdul Azis Bennu, menjelaskan, sebanyak 10 orang petugas dari dua insititusi Pemprov Sulsel tersebut menyasar empat wilayah operasi.
“Yakni Jalan Urip Sumoharjo, Perintis Kemerdekaan, AP Pettarani, dan Jalan Hertasning,”ujarnya.
Menurut Azis, empat jalan utama dengan tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi tersebut memang menjadi tempat atau lahan para Pak Ogah beroperasi.
“Di empat jalan tersebut, memang sering kita jumpai Pak Ogah beraksi. Makanya, tim tidak pernah bosan melakukan penertiban di sana,” ungkap Azis.
- Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile Soroti Pak Ogah: Harus Diberi Sanksi Tegas Supaya Jera
- Pak Ogah Bisa di Terungku, Pemerintah Kota Makassar Bakal Efektifkan Perda Ketertiban Umum
- Jadi Biang Kerok Kemacetan, Pak Ogah di Pettarani Makassar Diamankan Satpol PP
- U-Turn Makassar Terlalu Banyak, Pak Ogah Kian Meresahkan
- Atasi Keberadaan Pak Ogah di Makassar: Penutupan U-Turn sebagai Solusi?
Dia menjelaskan, di beberapa pembelokan jalan (u-turn), Pak Ogah beroperasi secara berkelompok. Mulai dua hingga empat orang.
“Kehadiran mereka kerap dikeluhkan pengguna jalan karena sering menjadi penyebab kemacetan. Apalagi di jam-jam sibuk berangkat dan pulang kerja,”beber Azis.
Sebanyak tiga Pak Ogah kembali terjaring dalam penertiban yang dilakukan tim terpadu Pemprov Sulsel tersebut.
Masing-masing satu orang di depan Damri Daya, satu di u-turn Telkomas, dan satu lagi di AAS Building.
Ketiga Pak Ogah tersebut selanjutnya digiring ke kantor Satpol PP di Jalan Urip Sumoharjo untuk diberi pembinaan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
